Pererat Ukhuwah, Penyuluh KUA Jatilawang Hadiri Hajatan Warga di Kalibenda
Banyumas — Kebahagiaan sebuah keluarga terasa semakin sempurna ketika orang-orang terdekat datang membawa doa.
Banyumas — Kebahagiaan sebuah keluarga terasa semakin sempurna ketika orang-orang terdekat datang membawa doa.
Banyumas — Kecintaan terhadap Al-Qur’an tidak selalu diwujudkan melalui lantunan ayat yang merdu atau
Banyumas — Bagi sebagian orang, selembar dokumen mungkin tampak seperti kertas biasa. Namun bagi sebuah keluarga,
Banyumas — Tidak semua bentuk pengabdian terdengar oleh tepuk tangan. Sebagian justru hadir dalam kesunyian,
Banyumas — Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar tentang hadir di sebuah kantor, mengenakan pakaian dinas,
Banyumas — Pernikahan tidak selalu dimulai dari kisah cinta yang panjang. Ada kalanya, ia tumbuh dari perjalanan
Banyumas — Kehidupan bermasyarakat tidak pernah berdiri di atas kekuatan seseorang semata. Ia tumbuh dari
Banyumas — Sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat, Ulul Albab, Penghulu KUA Jatilawang, melaksanakan
Banyumas — Pernikahan bukan sekadar pertemuan dua nama dalam sebuah buku pencatatan. Ia adalah pertemuan dua
Banyumas — Ada hari-hari yang berlalu seperti angin, datang tanpa banyak suara lalu hilang tanpa meninggalkan
Banyumas — Sebelum dua insan mengucapkan kalimat sakral yang mengubah perjalanan hidup mereka, ada serangkaian
Banyumas — Ada sebuah kalimat yang mungkin hanya terucap dalam hitungan detik, tetapi maknanya akan dibawa
Banyumas — Sebuah pernikahan sering kali terlihat sederhana pada hari pelaksanaannya. Dua insan duduk
Banyumas — Pernikahan bukan hanya tentang dua manusia yang tinggal dalam satu rumah. Pernikahan adalah tentang
Banyumas — Kemerdekaan tidak selalu dirayakan dengan kemeriahan yang megah. Kadang, ia tumbuh sederhana di tengah