HUT RI #81

Uji Hafalan Surat Al-Fajr, Penyuluh Dampingi Santri Privat Al-Quran

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas--Penyuluh Agama Islam KUA Wangon melaksanakan uji hafalan Surat Al-Fajr kepada santri privat Al-Qur’an sebagai bagian dari evaluasi pembelajaran tahfiz. Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan santri dalam menghafal, melafalkan, dan menjaga hafalan ayat-ayat Al-Qur’an. Selasa (22/09)

Dalam pelaksanaannya, santri diminta membaca Surat Al-Fajr secara berurutan tanpa melihat mushaf. Penyuluh memberikan perhatian terhadap kelancaran hafalan, ketepatan makhraj, tajwid, serta panjang pendek bacaan agar santri tidak hanya hafal secara lisan, tetapi juga mampu membaca sesuai kaidah Al-Qur’an.

Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, mengatakan bahwa uji hafalan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan santri privat Al-Qur’an. “Uji hafalan bukan semata-mata untuk mengetahui benar atau salah, tetapi menjadi sarana evaluasi agar santri semakin lancar dan percaya diri dalam membaca Al-Qur’an,” ungkapnya.

Menurut Sarif, pembinaan hafalan membutuhkan ketekunan dan pengulangan secara rutin. Santri juga diarahkan untuk menjaga hafalan yang sudah diperoleh dengan melakukan murojaah setiap hari, sehingga hafalan Surat Al-Fajr dapat semakin kuat dan tidak mudah lupa.

Kegiatan uji hafalan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat santri untuk terus belajar dan mencintai Al-Qur’an. Melalui pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, santri diharapkan mampu meningkatkan kualitas bacaan sekaligus membiasakan diri berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(srf)