HUT RI #81

Siapkan Generasi Unggul dan Cegah Stunting, Penyuluh KUA Gumelar Intensifkan Bimwin Catin

Oleh HUMAS
SHARE

Gumelar – Kantor Urusan Agama (KUA) Gumelar terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan ketahanan keluarga di wilayah Kabupaten Banyumas. Melalui Penyuluh Agama Islam Fungsional, Ahmad Suwandar, KUA Gumelar secara rutin menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi para Calon Pengantin (Catin). Senin (10/08)

Program bimbingan intensif ini dirancang sebagai langkah preventif untuk menekan angka perceraian, sekaligus memastikan setiap pasangan catin memiliki kesiapan yang matang—baik secara mental, spiritual, hukum, maupun fisik—sebelum resmi membina rumah tangga.

Dalam setiap sesi bimbingan, para calon pengantin dibekali dengan lima poin substansi penting demi membangun fondasi keluarga yang kokoh:

  • Fikih Munakahat & Hakikat Pernikahan: Menanamkan pemahaman mendalam bahwa pernikahan adalah ikatan lahir batin yang sangat kuat (mitsaqan ghalizha), serta membedah secara tuntas hak dan kewajiban antara suami dan istri.

  • Strategi Ketahanan Keluarga: Membekali pasangan dengan kemampuan manajemen konflik, pengelolaan emosi, serta teknik penyelesaian masalah secara bijak demi menjaga keharmonisan rumah tangga.

  • Manajemen Ekonomi Rumah Tangga: Memberikan edukasi praktis terkait perencanaan dan pengalokasian keuangan keluarga secara efektif dan efisien.

  • Kesehatan Reproduksi & Pencegahan Stunting: Menekankan pentingnya menjaga kesehatan reproduksi, pemeriksaan kesehatan pra-nikah, serta tindakan preventif pencegahan stunting pada anak sejak dini demi kualitas generasi masa depan.

  • Moderasi Beragama: Mengarahkan pasangan agar memiliki cara pandang beragama yang santun dan toleran, sehingga mampu membangun keluarga yang harmonis sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan.

Melalui edukasi yang komprehensif ini, KUA Gumelar berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki ketahanan diri dalam menghadapi berbagai dinamika kehidupan berumah tangga. "Bimbingan ini menjadi bekal krusial agar setiap pasangan siap mengarungi bahtera rumah tangga, menciptakan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, serta melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas," ujar Ahmad Suwandar.