HUT RI #81

Penyuluh KUA Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Keagamaan Warga Desa Binaan

KUA Sokaraja
KUA Sokaraja
07 Okt 2026
9x dibaca
Diubah oleh Adeliana pada 07-10-2026 16:53
SHARE

Sokaraja — Penyuluh Agama Islam terus hadir di tengah masyarakat untuk memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus membangun hubungan sosial yang harmonis. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Penyuluhan dan Kajian Silaturahim bersama warga RT 01/RW 01 Desa Karangduren, Kecamatan Sokaraja. Rabu (07/10)

Kegiatan tersebut dipandu oleh Akhmad Arifudin, selaku Penyuluh Agama Islam, bersama warga desa binaan. Kajian dilaksanakan dalam suasana kekeluargaan dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, kebersamaan, kepedulian, dan penguatan ukhuwah di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, warga tidak hanya mendapatkan tambahan pemahaman keagamaan, tetapi juga ruang untuk mempererat silaturahmi dan saling berbagi pengalaman dalam kehidupan bermasyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat agar semakin aktif membangun lingkungan yang religius, rukun, dan saling peduli.

Akhmad Arifudin, menyampaikan bahwa silaturahmi merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang kuat. Menurutnya, kegiatan penyuluhan akan lebih bermakna ketika dilaksanakan dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan warga, sehingga pesan-pesan agama dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Silaturahmi bukan hanya mempererat hubungan antarsesama, tetapi juga menjadi sarana untuk saling menguatkan dalam kebaikan. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan di masyarakat dapat dihadapi dengan lebih ringan,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan kajian dan silaturahim ini diharapkan memberikan dampak nyata bagi warga, antara lain meningkatnya semangat beribadah, tumbuhnya kepedulian sosial, semakin kuatnya hubungan antarwarga, serta terbentuknya lingkungan masyarakat yang saling mendukung dalam kebaikan.

Sebagai landasan motivasi, Allah SWT berfirman yang artinya “Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.” (QS. Al-Ma'idah: 2)

Ayat tersebut menjadi pengingat bahwa kehidupan bermasyarakat hendaknya dibangun atas semangat saling membantu, saling menguatkan, dan berlomba dalam kebaikan. Silaturahmi yang terjaga akan menjadi kekuatan sosial yang mampu menghadirkan ketenteraman dan memperkokoh persaudaraan.

Dengan kegiatan penyuluhan yang dilakukan secara berkelanjutan, Penyuluh Agama Islam diharapkan semakin mampu menjadi jembatan kebaikan antara nilai-nilai agama dan kehidupan nyata masyarakat, sehingga desa binaan tumbuh menjadi lingkungan yang religius, harmonis, peduli, dan memiliki ketahanan sosial yang kuat.