Langkah Nyata Penyuluh Agama Islam: Jadi Warosatul Anbiya yang Berdampak dan Menginspirasi
Oleh KUA Somagede
Tambak – Suasana penuh semangat menyelimuti Majelis Taklim (MT) Nurul Falah, Desa Kamulyan, Kecamatan Tambak, pada acara Pertemuan Rutin Paguyuban Penyuluh Agama Islam PPPK Angkatan 2025. Salah satu peserta yang hadir, Nuryati, Penyuluh Agama Islam KUA Somagede, menyimak dengan khidmat rangkaian arahan strategis yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaduddin. Senin (10/08)
Dalam pembinaannya, Ibnu Asaduddin menekankan pesan mendalam terkait peran krusial penyuluh di tengah masyarakat. Penyuluh agama tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai benteng moral dan teladan nyata.
Pesan Kunci Pembinaan:
-
Operator Early Warning System (EWS): Seluruh penyuluh adalah garda terdepan yang berfungsi sebagai operator EWS. Penyuluh dituntut peka dan cepat tanggap dalam mendeteksi serta meredam potensi konflik keagamaan maupun sosial di wilayah tugas masing-masing.
-
Berdampak sebagai Warosatul Anbiya': Sebagai pewaris para nabi, penyuluh harus menghadirkan keberadaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Resep "Tidak Terbakar" dalam Bertugas Menghadapi dinamika dan tantangan lapangan yang tinggi, Ibnu Asaduddin membagikan benteng diri agar para penyuluh tidak rentan mengalami burnout atau "terbakar":
-
Ikhlas: Menjadikan pengabdian semata-mata karena Allah SWT.
-
Menjaga Lisan & Akhlak: Menjaga martabat diri dan lembaga melalui tutur kata serta perilaku yang menyejukkan.
Memegang Teguh Konsep 3T Penyuluh diajak untuk konsisten menerapkan tiga pilar perbaikan (3T):
-
Tahsinul Aqwam: Memperbaiki perkataan dan dakwah.
-
Tahsinul Af'al: Memperbaiki perbuatan dan tindakan nyata.
-
Tahsinul Hal: Memperbaiki keadaan dan kondisi lingkungan sekitar.
Sebagai penutup, beliau mengingatkan agar para penyuluh senantiasa menjaga kesehatan fisik serta keharmonisan keluarga, karena fondasi pengabdian yang kuat bermula dari tubuh yang sehat dan rumah tangga yang bahagia.
Kehadiran Nuryati, beserta rekan-rekan penyuluh PPPK Angkatan 2025 dalam kegiatan ini menegaskan komitmen KUA Somagede untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan bimbingan keagamaan yang berdampak positif bagi masyarakat Banyumas.(Nuryati)
