HUT RI #81

Istri Kepala KUA Wangon Siapkan Bahan Masakan untuk Makan Siang Pegawai

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat di lingkungan Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon pada Jumat pagi. Uci Fairuz, istri Kepala KUA Wangon, tampak telah menyiapkan berbagai bahan masakan untuk kebutuhan makan siang seluruh pegawai kantor tersebut. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas biasa, melainkan bentuk kepedulian dan rasa syukur atas kerja keras para pegawai yang setiap hari melayani masyarakat dengan penuh dedikasi. Beberapa pegawai KUA turut membantu mempersiapkan meja dan peralatan makan sebelum bahan masakan diolah menjadi hidangan siap saji. Jumat (07/08)

Dalam kesempatan tersebut, Uci Fairuz menuturkan bahwa kegiatan menyiapkan makan siang bersama ini sudah menjadi tradisi yang ingin terus ia jaga. "Saya ingin pegawai di sini merasa seperti keluarga sendiri. Menyiapkan makan siang bersama itu sederhana, tapi maknanya besar untuk mempererat kekompakan kita semua," ujarnya sambil tersenyum. Ia menambahkan bahwa dirinya sengaja memilih bahan-bahan segar dari pasar tradisional setempat agar cita rasa masakan tetap terjaga dan bergizi bagi para pegawai yang bekerja seharian penuh.

Uci Fairuz juga memperhatikan variasi menu agar tidak membosankan. Ia mengaku selalu berdiskusi dengan beberapa pegawai perempuan mengenai menu apa yang akan disajikan setiap minggunya. "Kadang saya tanya dulu ke ibu-ibu di kantor, mau masak apa hari ini. Supaya semua senang dan menunya juga berganti-ganti," katanya. Kali ini, menu yang disiapkan antara lain sayur asem, ayam goreng, sambal terasi, dan lalapan segar yang menjadi favorit sebagian besar pegawai KUA Wangon.

Kepala KUA Wangon sendiri mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh sang istri. Menurutnya, kebersamaan semacam ini turut membangun suasana kerja yang lebih harmonis dan mempererat hubungan antarpegawai. Sejumlah pegawai yang ditemui di lokasi juga mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai kegiatan seperti ini memberikan energi positif dan semangat baru dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, khususnya di tengah padatnya jadwal pernikahan dan administrasi keagamaan yang menjadi tanggung jawab KUA Wangon.

Uci Fairuz berharap tradisi menyiapkan makan siang bersama ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lingkungan kerja lainnya. "Semoga kebiasaan baik seperti ini bisa terus dilakukan, bukan hanya untuk mengisi perut, tapi juga untuk menjaga silaturahmi dan kekompakan tim," pungkasnya. Kegiatan sederhana namun penuh makna ini pun menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kepedulian kecil dapat memberikan dampak besar terhadap semangat kerja dan kebersamaan di lingkungan instansi pemerintahan tingkat kecamatan. (jhr)