HUT RI #81

Apa Itu Bimbingan Pernikahan? Ini Penjelasannya

Oleh KUA Lumbir
SHARE

Banyumas – Membangun bahtera rumah tangga yang kokoh dan berkarakter membutuhkan persiapan matang, tak sekadar kesiapan finansial dan pesta perayaan. Menyadari krusialnya pilar keluarga sebagai fondasi masyarakat, Kantor Urusan Agama (KUA) Lumbir terus membekali para calon pengantin (catin) melalui program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) Pra Nikah.

Langkah krusial ini mengacu pada aturan terbaru, yakni Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 30 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan. Regulasi ini makin mempertegas komitmen Kementerian Agama melalui Kantor Kementerian Agama Kab/Kota untuk menghadirkan pembekalan yang sistematis, terukur, dan komprehensif bagi seluruh pasangan di tingkat kecamatan.

Di KUA Lumbir, pelaksanaan Bimwin bukan lagi sekadar formalitas administratif penggugur kewajiban semata. Setiap pasangan calon pengantin diwajibkan menyerap beragam materi esensial guna mengarungi riak dan gelombang kehidupan berumah tangga yang dinamis di masa depan.

Salah satu materi utama yang ditanamkan secara mendalam adalah pemahaman utuh mengenai hak dan kewajiban antara suami dan istri. Edukasi ini menjadi kompas penting agar pasangan mampu menumbuhkan rasa saling menghargai, membagi peran secara adil, dan senantiasa menjaga keharmonisan tanpa ada pihak yang merasa terabaikan.

Tak hanya itu, para peserta Bimwin juga dibekali ilmu manajemen konflik dan pengelolaan rumah tangga yang adaptif. Melalui pembekalan ini, pasangan diajarkan cara mengurai benang kusut dinamika rumah tangga secara dewasa, kepala dingin, dan penuh kedamaian demi mencegah timbulnya keretakan dalam rumah tangga.

Sisi kesehatan pun tak luput dari perhatian utama dalam agenda bimbingan terpadu ini. Pembekalan mengenai kesehatan reproduksi disajikan secara lugas untuk memastikan pasangan siap secara fisik dan mental, sekaligus mengantisipasi berbagai risiko kesehatan keluarga sejak dini.

Persiapan menjadi orang tua atau parenting turut menjadi pondasi penting yang ditanamkan oleh para fasilitator dan penyuluh KUA Lumbir. Calon pengantin diajak memahami pola pengasuhan anak yang penuh kasih sayang dan berkarakter, guna mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan berakhlak mulia.

Melalui komitmen berkelanjutan dalam menggelar program Bimwin ini, KUA Lumbir berharap setiap pasangan yang menikah tidak hanya sah secara hukum dan agama, tetapi juga tangguh serta siap membina keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah yang sejahtera.