Podcast Live TikTok Bahas Layanan Kepenyuluhan KUA Wangon
Oleh KUA Wangon
Banyumas – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon terus berupaya memperkenalkan layanan kepenyuluhan kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi. Salah satunya dilakukan melalui podcast live TikTok yang membahas secara khusus tentang layanan kepenyuluhan KUA Wangon. Kegiatan ini menjadi sarana informasi dan edukasi agar masyarakat semakin memahami peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pendampingan keagamaan di tengah masyarakat. Selasa (29/09)
Dalam podcast tersebut, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, Zainur, menjelaskan bahwa layanan kepenyuluhan merupakan bagian penting dari pelayanan KUA yang tidak hanya berkaitan dengan urusan pernikahan. Penyuluh juga hadir memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan melalui majelis taklim, pembinaan remaja, konsultasi keagamaan, pembinaan keluarga, serta kegiatan sosial keagamaan lainnya.
“Layanan kepenyuluhan pada prinsipnya hadir untuk mendekatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Penyuluh berusaha hadir di tengah masyarakat sesuai dengan kebutuhan, baik melalui majelis taklim, pembinaan remaja, konsultasi keagamaan maupun kegiatan keagamaan lainnya,” ujar Zainur, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon.
Senada dengan hal tersebut, Sarif, Penyuluh Agama Islam KUA Wangon, menyampaikan bahwa media sosial dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperluas jangkauan informasi kepenyuluhan. Menurutnya, podcast live TikTok menjadi ruang komunikasi yang lebih terbuka sehingga masyarakat dapat mengenal berbagai program dan layanan KUA sekaligus memperoleh informasi keagamaan secara lebih mudah.
“Melalui podcast live seperti ini, kami ingin menyampaikan bahwa Penyuluh Agama Islam selalu terbuka untuk berkomunikasi dan memberikan pendampingan kepada masyarakat. Media digital menjadi salah satu sarana untuk memperluas jangkauan layanan, sehingga informasi kepenyuluhan KUA Wangon dapat diterima oleh masyarakat secara lebih luas,” ungkap Sarif. Kegiatan podcast tersebut diharapkan semakin memperkuat komunikasi antara KUA Wangon dan masyarakat serta mendukung terwujudnya layanan kepenyuluhan yang informatif, edukatif, dan mudah diakses.(srf)
