Mengenal Lebih Dekat Kurikulum Merdeka Melalui Workshop IKM di MTsN 2 Banyumas
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas - Guna meningkatkan kompetensi guru, MTsN 2 Banyumas menggelar Workshop Penyusunan Dokumen KTSP Kurikulum 13, Implementasi Kurikulum Merdeka dan Penyusunan Perangkat Pembelajaran pada Kamis (28/7/22) di ruang rapat MTsN 2 Banyumas.
Dalam sambutan pembukaan, Atik Restusari, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Madrasah menyampaikan bahwa "Kurikulum adalah bagian yang terpenting dalam sebuah pendidikan. MTsN 2 Banyumas memang belum termasuk dalam madrasah yang termasuk piloting projek, namun demikian para guru tetap harus mempersiapkan diri, salah satu dengan mengikuti workshop Kurikulum Merdeka dan meningkatkan kemampuan para guru dalam implementasi penerapan kurikulum merdeka", jelas Atik.
Pada workshop ini MTsN 2 Banyumas menghadirkan dua narasumber yang luar biasa yaitu Drs. Prihantoro, M.Pd. selaku narasumber Implementasi Kurikulum Merdeka dan Hj. Nurul Hidayah, S.Ag. selaku pengawas Madrasah Kemenag Kabupaten Banyumas yang menjadi narasumber Penyusunan Dokumen KTSP Kurikulum 2013.
Pemateri pertama Drs. Prihantoro, M.Pd. menyampaikan materi Implementasi Kurikulum Merdeka dengan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang merupakan kegiatan kokurikuler berbasis projek yang dirancang untuk menguatkan upaya pencapaian kompetensi dan karakter sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Lulusan.
Dalam paparannya Prihantoro menyampaikan bahwa dengan merdeka belajar memberikan fleksibilitas kepada meningkatkan kualitas melalui peraturan yang tidak terlalu kaku atau mengikat. Pelajar pancasila dengan penerapannya seimbang antara guru dan siswa yaitu belajar sepanjang hayat. "Profil pelajar Pancasila memiliki enam ciri utama yaitu beriman, bertakwa kepada Tuhan YME, dan berakhlak mulia; berkebinekaan global; bergotong royong, mandiri; bernalar kritis; kreatif," papar Prihartono.
Kompetensi abad 21 yang tetap disesuaikan dengan nilai-nilai Pancasila. Beberapa keunggulan dari kurikulum merdeka belajar yaitu lebih sederhana dan mendalam karena fokusnya pada esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik pada fasenya. Terdapat dua fase dalam struktur kurikulum Merdeka pada Madrasah Tsanawiyah (MTs) yaitu Fase D dan E. Fase D diperuntukkan bagi kelas VII dan VIII, sedangkan fase E diperuntukkan untuk kelas IX. Keunggulan selanjutnya bagi guru dapat mengajar sesuai tahap capaian dan perkembangan peserta didik, bagi madrasah dapat menentukan kurikulum sesuai dengan karakteristik madrasah.
Sementara narasumber kedua Nurul Hidayah memaparkan tentang penyusunan dokumen KTSP Kurikulum 2013 serta Penyusunan Perangkat Pembelajaran. Dilanjutkan dengan pemaparan dokumen KTSP oleh Sholikhan , selaku Waka Kurikulum dengan review dari narasumber Nurul Hidayah selaku pengawas madrasah Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Semoga melalui kegiatan workshop dapat meningkatkan kompetensi dan profesionalitas para guru MTsN 2 Banyumas, NgeTOP
#TimwebMTsN2Bms#NgeTOP
