HUT RI #81

Kebersamaan Pegawai KUA Jadi Kunci Pelayanan Prima

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon kembali melaksanakan apel pagi rutin di halaman kantor pada Senin pagi. Kegiatan ini diikuti oleh penghulu, penyuluh agama, serta pelaksana yang bertugas di lingkungan KUA Wangon. Apel berlangsung dengan tertib dan khidmat, sebagaimana biasa dilakukan setiap awal pekan sebagai sarana konsolidasi internal sekaligus penguatan disiplin kerja bagi seluruh pegawai. Senin (03/08)

Bertindak sebagai pembina apel, Kepala KUA Wangon, Fairuz Malaya, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan antar pegawai sebagai fondasi utama dalam membangun kinerja lembaga yang solid. Ia mengingatkan bahwa pelayanan publik yang optimal tidak dapat terwujud tanpa adanya kekompakan dan saling dukung di antara seluruh unsur pegawai, mulai dari penghulu, penyuluh, hingga staf administrasi.

"Kebersamaan itu bukan sekadar slogan, melainkan modal utama kita dalam bekerja. Sehebat apapun kemampuan individu, tanpa kekompakan tim, hasil yang dicapai tidak akan maksimal. Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pegawai KUA Wangon untuk terus menjaga soliditas, saling membantu, dan menghilangkan sekat-sekat yang bisa memecah semangat kerja bersama," tegas Fairuz Malaya di hadapan peserta apel.

Lebih lanjut, Fairuz Malaya juga menyampaikan bahwa kebersamaan yang kuat akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, ketika seluruh pegawai bekerja dalam suasana yang harmonis dan saling percaya, maka pelayanan keagamaan seperti pencatatan nikah, bimbingan perkawinan, hingga layanan administrasi lainnya akan berjalan lebih efektif dan efisien. Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk membiasakan komunikasi yang terbuka guna mencegah kesalahpahaman yang dapat mengganggu kekompakan tim.

Apel pagi tersebut ditutup dengan doa bersama, dengan harapan seluruh pegawai KUA Wangon senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalankan tugas. Melalui momentum ini, KUA Wangon berkomitmen untuk terus merawat semangat kebersamaan sebagai bagian dari budaya kerja, sekaligus memperkuat perannya sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam melayani masyarakat di tingkat kecamatan. (jhr)