Dua Penyuluh KUA Somagede Resmi Ikuti Pembekalan Pendamping Mustahik BAZNAS Jateng
Oleh KUA Somagede
Purwokerto – Dua Penyuluh Agama Islam KUA Somagede yang berhasil lolos seleksi ketat, Nuryati, dan Yanda Nuraista Irnawanti, resmi mengikuti Pembekalan Pendamping Mustahik Produktif Tahun 2026 yang digelar BAZNAS Provinsi Jawa Tengah di Aston Convention Hall Purwokerto. Rabu (02/09)
Kegiatan ini diikuti oleh para pendamping terpilih dari berbagai daerah di eks-Karesidenan Banyumas, Pekalongan, hingga Brebes. Seleksi ini tergolong sangat kompetitif, di mana dari lebih 526 pendaftar, BAZNAS Jateng hanya memilih 350 pendamping terbaik untuk mengawal program pemberdayaan ekonomi umat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaduddin, yang hadir mewakili Kakanwil Kemenag Jawa Tengah, memberikan motivasi membakar semangat bagi para peserta.
"Hari ini Penyuluh Agama Islam diemban satu tugas mulia lagi, yaitu menjadi pendamping mustahik. Artinya, kita harus bisa menciptakan muzakki-muzakki baru. Ketika hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar membimbing secara formalitas, tapi hadirkan ruh kita untuk mendampingi hamba-hamba Allah," tegas Ibnu.
Dalam arahannya, Ibnu juga mengutip perumpamaan kepemimpinan yang menyentuh: jika BAZNAS membangun pasukan berisi 100 ekor domba yang dipimpin oleh 1 ekor singa, maka seluruh domba tersebut akan menjelma menjadi singa yang tangguh.
Pimpinan BAZNAS Provinsi Jawa Tengah, Achmad Daroji, secara resmi membuka acara pembekalan ini. Beliau menegaskan bahwa amanah dana zakat dari para muzakki kini difokuskan pada program produktif, bukan sekadar bantuan konsumtif.
"BAZNAS Jateng menyalurkan bantuan melalui dua jalur utama: pelatihan kerja target 15.000 orang dan bantuan modal usaha untuk 18.000 orang. Para penyuluh agama dipilih sebagai pendamping karena sudah biasa mendampingi dan dekat dengan umat," jelas Daroji.
Nantinya, setiap pendamping akan mengawal 5 mustahik secara intensif. Sebagai bentuk apresiasi, BAZNAS Jateng menyiapkan program reward khusus bagi pendamping dan mustahik yang berhasil mandiri hingga menjadi muzakki baru, yang akan diserahkan pada Peringatan Hari Lahir BAZNAS, 12 Januari mendatang.
Keikutsertaan Nuryati dan Yanda Nuraista dalam agenda ini menjadi bukti komitmen Penyuluh Agama Islam KUA Somagede untuk terus menginspirasi dan membawa dampak nyata bagi kemandirian ekonomi masyarakat di Jawa Tengah. (NurY)
