Apel Pagi GTK : Kepala MTs Negeri 3 Banyumas Tekankan Budaya Kejujuran
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas – MTs Negeri 3 Banyumas melaksanakan apel pagi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) di halaman madrasah. Apel berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat. Bertindak sebagai pemimpin apel adalah Eko Nugroho Cahyo Saputro, sementara amanat apel disampaikan langsung oleh Kepala MTs Negeri 3 Banyumas, H. Sudir. Kamis (11/06)
Dalam amanatnya yang mengusung tema “Guru Jujur, Madrasah Makmur”, Kepala Madrasah menegaskan bahwa kejujuran merupakan fondasi utama dalam membangun budaya kerja yang profesional dan penuh keberkahan. Menurutnya, guru dan tenaga kependidikan bukan hanya menjadi pengajar, tetapi juga teladan yang setiap perilakunya akan ditiru oleh para murid.
“Murid mencontoh kita, bukan hanya mendengar kita. Jika guru mengajarkan kejujuran tetapi tidak mempraktikkannya, maka yang akan ditiru murid adalah perbuatannya,” tegas H. Sudir di hadapan seluruh peserta apel.
Dalam penyampaiannya, beliau mengajak seluruh GTK untuk melakukan introspeksi terhadap berbagai bentuk ketidakjujuran yang kerap menjadi ujian dalam dunia kerja, mulai dari ketidakjujuran dalam perkataan, pengingkaran janji, hingga pengkhianatan terhadap amanah. Beliau juga mengingatkan bahwa tugas dan tanggung jawab yang diemban bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada instansi, tetapi juga kepada Allah SWT.
Amanat apel kemudian menyoroti empat aspek penting kejujuran yang harus dijaga oleh seluruh warga madrasah, yaitu kejujuran dalam waktu, kejujuran dalam proses pembelajaran, kejujuran dalam penilaian dan administrasi, serta kejujuran dalam pengelolaan keuangan dan fasilitas negara. Beliau menekankan bahwa kedisiplinan hadir tepat waktu, kesungguhan dalam mengajar, objektivitas dalam memberikan nilai, serta amanah dalam menggunakan sarana dan anggaran merupakan bentuk nyata integritas seorang pendidik.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa budaya kejujuran akan menghadirkan banyak keberkahan bagi lembaga. Madrasah yang dijalankan dengan amanah akan memperoleh kepercayaan masyarakat, meningkatkan wibawa pendidik di mata murid, serta menciptakan lingkungan kerja yang nyaman dan penuh ketenangan. “Siswa boleh pintar, tetapi gurunya wajib jujur. Pintar tanpa jujur adalah bencana, sedangkan jujur meski sederhana akan mendatangkan keberkahan,” ungkapnya.
Sebagai penutup, seluruh GTK diajak untuk berkomitmen melaksanakan tiga gerakan jujur, yaitu Jujur Waktu, Jujur Kerja, dan Jujur Lisan. Komitmen tersebut disambut antusias oleh peserta apel melalui seruan bersama sebagai bentuk kesiapan untuk menjaga amanah dan integritas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Apel pagi ini menjadi momentum penguatan karakter bagi seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan MTs Negeri 3 Banyumas dalam mewujudkan budaya kerja yang profesional, disiplin, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman. Dengan semangat kejujuran dan amanah, MTs Negeri 3 Banyumas terus berupaya menjadi madrasah yang unggul, berkarakter, dan penuh keberkahan.(HumasMTsN3).
