HUT RI #81

Wujud Kehadiran Negara, KUA Sokaraja Berikan Pelayanan Ijab Qabul Prima dan Humanis

Oleh KUA Sokaraja
SHARE

Sokaraja — Pelayanan keagamaan tidak selalu berlangsung di dalam kantor. KUA Sokaraja terus berupaya menghadirkan layanan yang tepat waktu sekaligus memberikan suasana yang elegan, humanis dan membahagiakan bagi masyarakat. Hal tersebut terlihat dalam pelaksanaan ijab qabul Moh. Fani Setiawan dan Agustina Muji Rahayu, warga Desa Lemberang. Jumat (02/10)

Pelaksanaan layanan tersebut dihadiri dan dilaksanakan oleh Kepala KUA Sokaraja sekaligus Penghulu KUA Sokaraja, Umar Abidin. Kehadiran penghulu secara tepat waktu menjadi bagian penting dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam momen sakral pernikahan.

Ijab qabul antara Moh. Fani Setiawan dan Agustina Muji Rahayu berlangsung sebagai bagian dari layanan di luar kantor KUA Sokaraja. Pelayanan tersebut dikemas dengan suasana yang menyenangkan, sehingga momen pernikahan tidak hanya berlangsung tertib, tetapi juga memberikan kesan membahagiakan bagi pasangan yang melangsungkan akad.

Ketepatan waktu menjadi salah satu hal yang turut mendukung kelancaran pelaksanaan ijab qabul. Kehadiran Kepala KUA sekaligus penghulu sesuai waktu yang ditentukan menunjukkan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat dalam memperoleh pelayanan keagamaan.

Bagi KUA Sokaraja, pelayanan di luar kantor menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam memberikan layanan keagamaan kepada masyarakat. Pelayanan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi, tetapi juga berusaha menghadirkan pengalaman pelayanan yang humanis dan menyenangkan.

Suasana yang menggembirakan dalam pelaksanaan ijab qabul menjadi bagian dari upaya menjadikan pelayanan KUA lebih dekat dengan masyarakat. Momentum pernikahan yang merupakan peristiwa penting dalam kehidupan pasangan diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan memberikan kenangan yang baik.

Melalui pelayanan yang tepat waktu dan dikemas secara menyenangkan, KUA Sokaraja terus berupaya memberikan pelayanan keagamaan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pelayanan tersebut diharapkan turut mengantarkan pasangan yang menikah menuju kehidupan rumah tangga yang sakinah, penuh keberkahan, dan kebahagiaan.