Tingkatkan Mutu Pendidikan, Kantor Kemenag Banyumas Gelar Pembinaan GTK di MTsN 2 Banyumas
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas – Dalam rangka memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, MTs N 2 Banyumas menyelenggarakan kegiata Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas. Kegiatan yang mengusung tema "Komitmen Mengabdi, Profesional dalam Tugas, Ikhlas dalam Hati" ini dilaksanakan di ruang rapat madrasah. Rabu (17/06).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, dengan didampingi oleh Kepala Madrasah, Atik Restusari. Pembinaan ini diikuti dengan khidmat oleh seluruh unsur GTK MTsN 2 Banyumas. Kegiatan ini menekankan pentingnya komitmen dalam setiap langkah, mengabdi untuk pendidikan berkualitas, serta bergerak bersama demi membangun madrasah yang unggul.
Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran pimpinan Kemenag Banyumas. Beliau menegaskan bahwa pembinaan ini menjadi momentum krusial bagi seluruh civitas akademika madrasah untuk merefleksikan kinerja dan menyambut tahun ajaran baru dengan semangat yang lebih tinggi.
"Kehadiran Bapak Kepala Kantor menjadi motivasi besar bagi kami di MTsN 2 Banyumas. Momentum rapat kenaikan kelas dan pembinaan ini harus kita jadikan pijakan untuk terus berbenah, meningkatkan sinergi, dan memastikan pelayanan pendidikan kepada peserta didik berjalan secara optimal, profesional, dan transparan," ujar Atik Restusari dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, dalam arahan intinya menekankan tiga pilar utama yang menjadi tema besar kegiatan, yaitu komitmen, profesionalitas, dan keikhlasan. Beliau mengingatkan pentingnya kesungguhan dalam mendidik generasi penerus bangsa. Selain itu, Kepala Kantor juga menyampaikan tentang jenis-jenis guru/teacher dalam dunia pendidikan yaitu medium teacher, good teacher, excellent teacher dan great teacher.
"Sebagai GTK di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, kita harus terus melakukan refleksi diri. Tanyakan pada diri kita masing-masing, ada di posisi mana kita saat ini? Apakah kita masih menjadi medium teacher yang sekadar menggugurkan kewajiban mengajar? Ataukah sudah menjadi good teacher dan excellent teacher yang ahli dalam metodologi? Saya berharap, pembinaan di MTsN 2 Banyumas ini menjadi momentum bagi kita semua untuk bertransformasi menjadi great teacher. Karena seorang great teacher tidak hanya melahirkan siswa yang cerdas secara intelektual, tetapi juga menginspirasi lahirnya generasi yang berakhlakul karimah," tutur Ibnu Asaddudin di tengah-tengah penjelasannya.
Kegiatan pembinaan berjalan dengan interaktif dan ditutup dengan sesi diskusi serta foto bersama. Melalui pembinaan ini, diharapkan seluruh GTK MTsN 2 Banyumas dapat mengimplementasikan arahan yang diberikan guna membawa madrasah mencapai prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.(Ning/twm)
