Tim Monev Bimas Islam Sambangi KUA Wangon

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) dari Seksi Bimas Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melakukan kunjungan kerja ke Kantor Urusan Agama (KUA) Wangon. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau secara langsung sejauh mana efektivitas pelaksanaan program Bina Keluarga Sakinah serta tertib administrasi layanan keagamaan di tingkat kecamatan. Langkah ini diambil guna memastikan setiap program kerja yang dicanangkan Kemenag dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat luas. Selasa (12/05/26)

Dalam arahannya, Tim Monev menekankan pentingnya akurasi data dan pelaporan berkala terkait bimbingan perkawinan dan penyuluhan keluarga. Fokus utama evaluasi kali ini meliputi kesiapan sarana prasarana pendukung bimbingan, kurikulum materi yang disampaikan kepada calon pengantin, hingga tindak lanjut pasca-kegiatan. Dengan adanya monitoring rutin, diharapkan kendala teknis yang dihadapi petugas di lapangan dapat segera dicarikan solusi agar pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Menanggapi kunjungan tersebut, Murti Astuti selaku Jabatan Pelaksana (Japel) pada KUA Wangon menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga kualitas layanan meski dengan tantangan geografis dan jumlah penduduk yang dinamis. Menurutnya, program Bina Keluarga bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan fondasi penting dalam membangun ketahanan keluarga di wilayah Wangon untuk mencegah berbagai persoalan sosial.

"Kami sangat menyambut baik kehadiran tim monev dari kabupaten. Kunjungan ini menjadi pemacu semangat bagi kami di KUA Wangon untuk terus memperbaiki tata kelola administrasi dan pelayanan kepada masyarakat. Masukan yang diberikan sangat berharga untuk memastikan bahwa program Bina Keluarga Sakinah benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi para pasangan muda," ujar Murti Astuti.

Selain aspek bimbingan, Tim Monev juga meninjau integrasi data digital melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Nikah (Simkah). Penggunaan teknologi ini menjadi poin penting dalam penilaian, mengingat transparansi dan kecepatan layanan kini menjadi tuntutan utama masyarakat. Di akhir kegiatan, tim memberikan apresiasi atas dedikasi jajaran KUA Wangon yang tetap konsisten memberikan edukasi pencegahan stunting dan penguatan ekonomi keluarga melalui jalur penyuluhan agama. (jhr)