HUT RI #81

Rakor SAFAC Bahas Program Kalibrasi Arah Kiblat SPBU se-Kabupaten Banyumas

Oleh KUA baturraden
SHARE


Banyumas — Tim Satria Falak Community (SAFAC) Kementerian Agama Kabupaten Banyumas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dalam rangka membahas persiapan program kalibrasi arah kiblat mushola di seluruh SPBU se-Kabupaten Banyumas. Rabu (12/08)

Kegiatan ini berlangsung di kediaman Umi Lutfi Chabibah, Penyuluh Agama Islam KUA Karanglewas sekaligus Bendahara Tim SAFAC, yang beralamat di Dusun Depok, Desa Jipang RT 03 RW 05, Kecamatan Karanglewas.

Rakor dihadiri oleh para pengurus dan anggota Tim SAFAC. Hadir pula Hariyanto, Penyuluh Agama Islam KUA Baturraden yang juga dipercaya sebagai Sekretaris Tim SAFAC Kementerian Agama Kabupaten Banyumas.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas MoU antara Kasi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Agus Setiawan, dengan para pimpinan/pengelola SPBU se-Kabupaten Banyumas dalam rangka menjalin kerja sama pelaksanaan kalibrasi arah kiblat mushola yang berada di masing-masing SPBU.

Program tersebut diharapkan dapat memberikan kepastian dan kenyamanan bagi masyarakat, khususnya para pengunjung SPBU yang hendak melaksanakan ibadah salat. Dengan dilakukannya kalibrasi, arah kiblat mushola SPBU diharapkan benar-benar menghadap kiblat sehingga masyarakat dapat melaksanakan salat dengan lebih mantap, tenang, dan nyaman.

Rakor dipimpin oleh Ketua Tim SAFAC, Muhamad Faizin. Dalam rapat tersebut dibahas berbagai persiapan yang diperlukan sebelum pelaksanaan program, mulai dari kesiapan personel, kelengkapan peralatan falak, teknis pelaksanaan kalibrasi, pembagian wilayah kerja, hingga rencana waktu dimulainya kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Hariyanto, selaku Sekretaris Tim SAFAC, menyampaikan pembagian Tim SAFAC ke dalam tiga zona untuk mempermudah koordinasi dan mempercepat pelaksanaan kalibrasi. Ketiga zona tersebut meliputi Zona Barat, Zona Tengah, dan Zona Timur.

Berdasarkan data SPBU yang disampaikan oleh pihak pengelola, terdapat 36 SPBU yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas. Pembagian wilayah kerja tersebut adalah sebagai berikut:
Zona Barat: 13 SPBU yang tersebar di 7 kecamatan.
Zona Tengah: 15 SPBU yang tersebar di 7 kecamatan.
Zona Timur: 8 SPBU yang tersebar di 6 kecamatan.

Pembagian zona tersebut diharapkan dapat membuat pelaksanaan kegiatan lebih terarah, efektif, dan efisien. Setiap tim nantinya akan bertanggung jawab melakukan koordinasi sekaligus pelaksanaan kalibrasi arah kiblat pada mushola SPBU yang telah ditentukan sesuai wilayahnya.

Selain membahas pembagian wilayah, rapat juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi seluruh anggota SAFAC mengenai metode, peralatan, prosedur teknis, serta standar pelaksanaan kalibrasi arah kiblat. Hal ini penting agar hasil pengukuran yang dilakukan di seluruh SPBU memiliki standar dan tingkat akurasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Rakor kemudian ditutup dengan kesepakatan bahwa hasil pembahasan akan dikomunikasikan kembali dengan Kasi Bimas Islam, Agus Setiawan. Langkah tersebut dilakukan untuk mendapatkan kesamaan persepsi dan satu visi antara Tim SAFAC dengan pimpinan Seksi Bimas Islam sebelum program dilaksanakan di lapangan.

Dengan adanya koordinasi yang matang, Tim SAFAC berharap pelaksanaan kalibrasi arah kiblat mushola SPBU se-Kabupaten Banyumas dapat berjalan lancar dan sukses serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi Kementerian Agama Kabupaten Banyumas melalui Tim SAFAC dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, khususnya dalam memastikan ketepatan arah kiblat sehingga masyarakat yang singgah dan melaksanakan salat di SPBU dapat beribadah dengan lebih mantap dan nyaman.
(Hari)