Penyuluh Tekankan Semngat Pengorbanan Dalam Bulan Dzulhijjzh
Oleh KUA Purwokerto Barat
Banyumas – Memasuki bulan Dzulhijjah 1447 H, semangat pengorbanan dan kepedulian sosial menjadi pesan sentral yang digaungkan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Iswanto, saat bertindak sebagai khatib dalam ibadah shalat Jumat di Masjid Ash-Shodiqin, Kelurahan Bantarsoka, Jumat (22/05).
Dalam khutbahnya di hadapan ratusan jamaah, Iswanto menekankan bahwa bulan Dzulhijjah bukan sekadar rutinitas kalender ibadah tahunan, melainkan momentum besar untuk merefleksikan kembali hakikat pengorbanan dalam kehidupan sehari-hari.
"Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS telah memberikan teladan tertinggi tentang apa itu keikhlasan dan kepatuhan mutlak kepada Allah SWT. Di era modern ini, esensi pengorbanan tersebut harus kita ejawantahkan dalam bentuk kepedulian sosial, membantu sesama, serta mengikis sifat egoisme dalam diri," ujar Iswanto di mimbar Jumat.
Ia juga mengajak para jamaah Masjid Ash-Shodiqin yang memiliki kelapangan rezeki untuk menyempurnakan momentum Dzulhijjah ini dengan ibadah kurban. Menurutnya, ibadah kurban memiliki dimensi ganda, yakni sebagai bentuk taqarrub (pendekatan diri) kepada Sang Pencipta sekaligus pilar penguat solidaritas umat (kesalehan sosial).
