Penyuluh Sampaikan Tausiyah Hakikat Lailatul Qadar di Pendopo Supardjo Rustam Sokaraja

Oleh KUA Sokaraja
SHARE

Banyumas – Suasana penuh khidmat menyelimuti kegiatan Pengajian Jumat Pagi yang diselenggarakan di Pendopo Supardjo Rustam. Kegiatan keagamaan tersebut menghadirkan M. Fikih, sebagai penceramah utama yang menyampaikan tausiyah bertema “Hakikat Lailatul Qadar.” Jumat (13/03)

Pengajian yang rutin dilaksanakan ini dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Sokaraja, para pegawai Kecamatan Sokaraja, perwakilan guru-guru dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Sokaraja, serta perwakilan pemerintah desa dari wilayah sekitar.

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan pendidik tersebut menjadikan kegiatan pengajian terasa semakin semarak dan penuh makna.

Dalam tausiyahnya, M. Fikih, yang juga dikenal sebagai penyuluh agama Islam, menjelaskan bahwa Lailatul Qadar merupakan malam yang sangat istimewa dalam bulan Ramadan, malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan. Ia mengajak para hadirin untuk meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak doa, istighfar, serta memperbaiki hubungan dengan sesama manusia.

“Lailatul Qadar bukan hanya tentang mencari malam yang mulia, tetapi juga tentang bagaimana kita mempersiapkan hati, memperbaiki akhlak, dan mendekatkan diri kepada Allah dengan penuh keikhlasan,” ungkapnya di hadapan para peserta pengajian.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa kesempatan meraih kemuliaan Lailatul Qadar adalah anugerah besar yang tidak boleh disia-siakan. Dengan memperbanyak amal saleh, memperkuat keimanan, dan menjaga keikhlasan, seorang hamba dapat meraih keberkahan yang luar biasa di malam tersebut.

Acara pengajian Jumat pagi ini berlangsung dengan tertib dan penuh antusias. Para peserta tampak menyimak tausiyah dengan seksama hingga akhir acara. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan di lingkungan pemerintahan serta masyarakat Kecamatan Sokaraja.

Dengan terselenggaranya pengajian ini, diharapkan semangat ibadah dan kesadaran spiritual menjelang bulan suci Ramadan semakin meningkat, serta mampu menumbuhkan nilai-nilai religius dalam