Penyuluh Agama Sampaikan Keutamaan Santunan Anak Yatim Dalam Khotbah Jumat

Oleh KUA Rawalo
SHARE

Rawalo — Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Rawalo, Nasihudin menyampaikan khotbah Jumat yang mengangkat tema keutamaan menyantuni anak yatim sebagai salah satu amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Khotbah tersebut mengajak jamaah untuk meningkatkan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Jumat (26/06)

Dalam khutbahnya di Masjid Al Barokah Desa Banjarparakan, Nasihudin menjelaskan bahwa menyantuni anak yatim bukan hanya berupa bantuan materi, tetapi juga memberikan perhatian, kasih sayang, pendidikan, dan pendampingan agar mereka dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berakhlak mulia. Amal tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sosial yang bernilai ibadah di sisi Allah SWT.

Selain itu, jamaah diingatkan bahwa Rasulullah SAW memberikan teladan dalam memuliakan anak yatim. Orang yang memelihara dan menyantuni anak yatim dengan ikhlas akan memperoleh keutamaan yang besar serta menjadi bagian dari masyarakat yang menumbuhkan semangat saling tolong-menolong dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Melalui khotbah Jumat ini, Penyuluh Agama berharap nilai-nilai kepedulian terhadap sesama semakin tumbuh di tengah masyarakat. Semangat berbagi kepada anak yatim diharapkan tidak hanya dilakukan pada momen tertentu, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dipelihara sebagai wujud pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.