MIN 1 Banyumas Matangkan Persiapan Menuju Ajang Robotik Internasional
Oleh MIN1 Banyumas
Banyumas – Semangat dan antusiasme tampak mewarnai kegiatan latihan intensif tim robotik MIN 1 Banyumas yang tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang kompetisi robotik internasional di Singapura. Kegiatan pembinaan dan pelatihan dilaksanakan secara rutin dengan pendampingan langsung dari pembimbing robotik, Wahyudi dari Universitas Gajah Mada (UGM), guna mematangkan kemampuan teknis maupun mental para peserta. Sabtu (20/06)
Rencananya, tim robotik MIN 1 Banyumas akan bertolak ke Singapura pada 25 – 29 Juni 2026 untuk mengikuti kompetisi yang mempertemukan peserta dari berbagai negara. Ajang robotic internasional di Singapura dikenal sebagai salah satu wadah bergengsi yang mendorong kreativitas, inovasi, dan kemampuan pemecahan masalah berbasis teknologi bagi generasi muda. Ajang yang akan diikuti merupakan salah satu kompetisi robotik bergengsi yang banyak diikuti pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara.
Dalam sesi latihan, para siswa tampak serius menguji program, menyempurnakan desain robot, serta melakukan simulasi berbagai tantangan yang kemungkinan akan dihadapi saat perlombaan. Tidak hanya kemampuan teknis, para peserta juga dibekali keterampilan kerja sama tim, komunikasi, dan manajemen waktu.
Kepala MIN 1 Banyumas, H. Mahruri, menyampaikan apresiasi atas kerja keras para siswa dan tim pembimbing yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam mempersiapkan diri menuju kompetisi internasional tersebut. “Keikutsertaan siswa MIN 1 Banyumas dalam ajang internasional ini merupakan kebanggaan bagi madrasah. Kami berharap anak-anak dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya, membawa nama baik madrasah, Kabupaten Banyumas, dan Indonesia. Yang terpenting adalah mereka mendapatkan pengalaman berharga, menumbuhkan kepercayaan diri, serta memperluas wawasan global di bidang teknologi dan robotika,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Dr. H. Ibnu Asaduddin, S.Ag., M.Pd.I.. Ia menilai bahwa pencapaian ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu beradaptasi dan unggul dalam pengembangan sains dan teknologi di era modern. “Kami sangat bangga dengan prestasi dan semangat siswa-siswi MIN 1 Banyumas. Keikutsertaan dalam kompetisi internasional menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya unggul dalam pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang inovatif, kreatif, dan siap bersaing di tingkat global. Semoga para peserta diberikan kelancaran dan mampu meraih hasil terbaik,” tuturnya.
Sementara itu, pembimbing robotik Wahyudi menjelaskan bahwa latihan difokuskan pada penyempurnaan performa robot, strategi kompetisi, serta kesiapan peserta dalam menghadapi berbagai skenario perlombaan. “Anak-anak menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan semangat belajar yang luar biasa. Saat ini kami fokus pada optimalisasi program robot, ketepatan gerak, dan simulasi kompetisi agar mereka semakin siap ketika bertanding di Singapura,” jelasnya.
Salah satu siswa peserta robotik, Zeyhan Muhammad Nabhan, mengaku bangga sekaligus bersemangat mendapatkan kesempatan mewakili MIN 1 Banyumas di ajang internasional. “Saya senang bisa mengikuti latihan robotik dan mendapat kesempatan berangkat ke Singapura. Kami berlatih dengan sungguh-sungguh setiap hari. Semoga kami bisa memberikan hasil terbaik dan membanggakan orang tua, guru, serta madrasah,” ungkapnya.
Keikutsertaan tim robotik MIN 1 Banyumas dalam kompetisi internasional ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik di bidang sains, teknologi, dan inovasi. Besar harapan seluruh keluarga besar MIN 1 Banyumas agar tim robotik dapat tampil maksimal dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Indonesia.
