Membangun Pondasi Kokoh: Sepasang Santri Al Anwar Ikuti Binwin di KUA Sumpiuh

Oleh KUA SUMPIUH
SHARE

Sumpiuh – Bertempat di Balai Nikah Kantor Urusan Agama (KUA) Sumpiuh, telah dilaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) mandiri bagi pasangan Calon Pengantin (Catin), Ahmad Khusain dan Retno Mukhlisoh. Pasangan asal Desa Selanegara ini hadir untuk memantapkan bekal spiritual dan mental sebelum memasuki gerbang rumah tangga. Selasa (12/05)

Ada hal yang istimewa dari pasangan ini; keduanya merupakan santri dari Pondok Pesantren Al Anwar Bogangin, di bawah asuhan K.H. Mukhlasin. Latar belakang santri yang mereka miliki menjadi modal kuat dalam menyerap materi bimbingan yang disampaikan.

Sesi bimbingan dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Islam, Siti Urkharisah Candrawati. Dalam arahannya, Siti menekankan bahwa muara dari sebuah pernikahan bukan sekadar ikatan formal, melainkan pembangunan peradaban kecil yang dimulai dari niat.

"Pernikahan harus diawali dengan niat yang kokoh untuk membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Dari keluarga yang tenang dan penuh kasih sayang inilah, akan lahir generasi-generasi yang berkualitas dan berakhlakul karimah," ujar Siti di sela-sela materi.

Poin Utama Bimbingan:

  • Transformasi Niat: Mengubah orientasi pernikahan dari sekadar keinginan manusiawi menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT.

  • Ketahanan Keluarga: Pentingnya komunikasi dan kesabaran dalam menghadapi dinamika rumah tangga.

  • Visi Masa Depan: Mempersiapkan pola asuh yang baik demi mencetak keturunan yang unggul secara intelektual dan spiritual.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Nikah ini berjalan dengan khidmat dan interaktif. Dengan bekal keilmuan dari pesantren dan penguatan materi dari penyuluh KUA, Ahmad Khusain dan Retno Mukhlisoh diharapkan mampu menjadi teladan bagi pasangan muda lainnya dalam membangun rumah tangga yang berlandaskan nilai-nilai agama yang kuat