Kasi Bimas Islam Tekankan Sosialisasi Dua Inovasi KUA: Cegah Stunting dan Cegah Pernikahan Anak

Oleh KUA purwojati
SHARE

Banyumas – Jajaran pegawai dan penyuluh agama KUA Purwojati mengikuti kegiatan pembinaan dari Kasi Bimas Islam Kabupaten Banyumas terkait penguatan program prioritas Kementerian Agama di tingkat masyarakat. Kamis (25/06)

Dalam pembinaan tersebut, Kasi Bimas Islam menekankan pentingnya optimalisasi sosialisasi dua inovasi KUA yang menjadi perhatian bersama, yaitu program pencegahan stunting dan program pencegahan pernikahan anak. Kedua program tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari peran strategis KUA dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga.

Pada aspek pencegahan stunting, penyuluh agama dan jajaran KUA didorong untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya calon pengantin dan pasangan usia subur, mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, serta persiapan keluarga yang sehat sejak sebelum pernikahan hingga masa kehamilan dan pengasuhan anak.

Sementara itu, dalam upaya pencegahan pernikahan anak, peserta pembinaan diharapkan aktif memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya kesiapan usia, pendidikan, kesehatan, serta kematangan mental dan ekonomi sebelum memasuki jenjang pernikahan. Langkah ini diharapkan mampu menekan angka pernikahan usia dini yang berpotensi menimbulkan berbagai permasalahan sosial dan keluarga.

Kasi Bimas Islam juga mengajak seluruh penyuluh agama untuk terus bersinergi dengan pemerintah desa, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, dan berbagai pihak terkait agar pesan-pesan edukatif tersebut dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

Melalui pembinaan ini diharapkan KUA Purwojati semakin aktif dan inovatif dalam melaksanakan fungsi pembinaan umat, sehingga program pencegahan stunting dan pencegahan pernikahan anak dapat berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan generasi mendatang.