Memaksimalkan 10 Hari Pertama Dzulhijjah, Penyuluh KUA Jatilawang Sampaikan Khutbah Jumat di Masjid Al Akhlak Pekuncen
Oleh KUA JATILAWANG
Banyumas - Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, Dedy Purwanto, menjadi khatib sekaligus imam dalam pelaksanaan Shalat Jumat di Masjid Al Akhlak, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Jumat (22/05).
Dalam khutbah yang mengangkat tema “Memaksimalkan 10 Hari Pertama di Bulan Dzulhijjah”, Dedy mengajak jamaah untuk memanfaatkan momentum istimewa tersebut dengan memperbanyak amal saleh seperti shalat sunnah, puasa, sedekah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak takbir, tahmid, tahlil, serta berbagai bentuk ibadah lainnya.
Dedy menjelaskan bahwa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari terbaik dalam setahun sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW bahwa tidak ada hari-hari yang amal saleh di dalamnya lebih dicintai Allah SWT dibandingkan hari-hari tersebut.
Selain itu, ia menyoroti adanya amalan-amalan istimewa yang hanya terdapat pada bulan Dzulhijjah. Salah satunya adalah Puasa Arafah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
“Puasa Arafah memiliki keutamaan yang sangat besar. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Arafah dapat menjadi sebab dihapuskannya dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi kaum muslimin yang tidak sedang melaksanakan ibadah haji,” jelas Dedy dalam khutbahnya.
Selain Puasa Arafah, Dedy juga mengingatkan jamaah tentang datangnya Hari Raya Idul Adha pada tanggal 10 Dzulhijjah yang menjadi momentum dimulainya pelaksanaan ibadah qurban. Menurutnya, qurban merupakan bentuk ketakwaan dan pengorbanan seorang hamba kepada Allah SWT sekaligus sarana berbagi kebahagiaan dengan sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.
“Ibadah qurban bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi merupakan wujud ketaatan kepada Allah SWT dan kepedulian sosial kepada sesama. Semangat pengorbanan Nabi Ibrahim AS hendaknya menjadi teladan bagi kita semua,” ungkapnya.
Pelaksanaan Shalat Jumat berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jamaah dari Desa Pekuncen dan wilayah sekitarnya. Setelah rangkaian ibadah selesai, pengurus Masjid Al Akhlak melaksanakan program Jumat Berkah dengan membagikan nasi kotak kepada jamaah yang hadir.
Kegiatan berbagi tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat karena menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan sekitar masjid.
Melalui khutbah dan kegiatan Jumat Berkah tersebut, jamaah diharapkan semakin termotivasi untuk menghidupkan amalan-amalan pada bulan Dzulhijjah, khususnya memperbanyak ibadah, melaksanakan Puasa Arafah, serta menunaikan ibadah qurban bagi yang mampu.(dy)
