Mantapkan Kesiapan, Murid MTsN 3 Banyumas Gelar Gladi Resik Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas — Menjelang pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, murid MTs Negeri 3 Banyumas yang mendapat amanah sebagai petugas upacara mengikuti kegiatan persiapan dan gladi resik di lapangan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh petugas benar-benar siap menjalankan perannya pada pelaksanaan upacara yang akan digelar pada Kamis, 1 Oktober 2026. Sejak pagi, para murid telah berada di lapangan dan mengikuti rangkaian latihan dengan penuh kesungguhan. Suasana latihan berlangsung tertib dan serius, namun tetap menunjukkan semangat para murid untuk memberikan penampilan terbaik dalam momentum peringatan Hari Kesaktian Pancasila. Rabu (30/9)
Dalam gladi resik tersebut, setiap petugas menjalankan peran sesuai tanggung jawab masing-masing. Mereka berlatih mulai dari kesiapan barisan, ketepatan posisi, aba-aba, penghormatan, perpindahan antarformasi, hingga pelaksanaan berbagai rangkaian dalam upacara. Latihan dilakukan secara menyeluruh agar tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi juga membangun kekompakan dan koordinasi antarpersonel. Setiap gerakan dan tahapan diperhatikan dengan saksama karena dalam sebuah upacara, ketepatan waktu, kedisiplinan, serta keserasian gerak menjadi bagian penting yang menentukan kekhidmatan seluruh rangkaian kegiatan.
Kegiatan gladi resik tersebut didampingi dan diawasi langsung oleh Pembina OSIM MTs Negeri 3 Banyumas, Eri Marlina Sari. Pendampingan dilakukan untuk memastikan para murid memahami tugas yang telah diberikan sekaligus memberikan koreksi terhadap bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki. Arahan diberikan secara langsung selama proses latihan, baik terkait sikap, ketepatan gerakan, posisi, maupun koordinasi antarpetugas. Dengan pendampingan tersebut, para murid mendapatkan kesempatan untuk melakukan evaluasi sebelum pelaksanaan upacara yang sebenarnya. Hal ini sekaligus menjadi proses pembelajaran bagi murid bahwa sebuah tugas yang dipercayakan kepada mereka perlu dipersiapkan dengan sungguh-sungguh dan dilaksanakan penuh tanggung jawab.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh warga madrasah bahwa Pancasila memiliki peran mendasar sebagai pemersatu bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia. Nilai-nilai Pancasila tidak hanya perlu dipahami melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga perlu diwujudkan dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Kedisiplinan, kebersamaan, saling menghormati, gotong royong, serta kesediaan menjalankan tanggung jawab merupakan bagian dari nilai yang dapat ditanamkan melalui berbagai kegiatan di madrasah, termasuk melalui pelaksanaan upacara bendera.
Bagi para murid yang dipercaya menjadi petugas, gladi resik bukan sekadar latihan teknis menjelang upacara. Di balik setiap gerakan yang mereka latih, terdapat proses pembentukan karakter yang menanamkan keberanian, kedisiplinan, ketelitian, kerja sama, dan rasa tanggung jawab. Mereka belajar bahwa menjalankan amanah membutuhkan kesiapan dan kesungguhan. Ketika satu petugas menjalankan tugasnya dengan baik, maka akan mendukung kelancaran tugas petugas lainnya. Dari sinilah tumbuh kesadaran bahwa keberhasilan sebuah kegiatan tidak hanya ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kekompakan seluruh bagian yang saling mendukung dan melaksanakan perannya dengan sebaik-baiknya.
Melalui persiapan dan gladi resik ini, MTs Negeri 3 Banyumas berharap seluruh petugas semakin mantap dan siap untuk melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026. Lebih dari sekadar memastikan teknis upacara berjalan lancar, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk menumbuhkan kembali semangat kebangsaan dan kecintaan terhadap Pancasila di kalangan murid. Dengan persiapan yang matang, kedisiplinan yang terjaga, serta semangat kebersamaan yang terus dibangun, upacara diharapkan dapat berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh makna. Dari lapangan madrasah, semangat menjaga persatuan itu terus ditanamkan, agar generasi muda tumbuh menjadi pribadi yang mampu menghargai keberagaman dan ikut menjaga keutuhan bangsa.
HumasMTsN3
