Libur Tetap Produktif, Penyuluh KUA Aktif di Tengah Masyarakat
Oleh KUA baturraden
Baturraden — Hari libur bukan menjadi alasan untuk berhenti memberikan manfaat. Semangat tersebut ditunjukkan Luthfiyati Annisa, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Baturraden, yang tetap aktif dalam kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan di tengah momentum hari libur. Rabu (26/08)
Kehadiran Luthfiyati Annisa terlihat dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan oleh YPMNU Baturraden. Dalam kegiatan tersebut, ia hadir sebagai komite sekaligus mewakili Kepala Desa dan Ketua MWC, serta turut menyampaikan pesan keagamaan kepada jamaah.
Dalam penyampaiannya, Luthfiyati mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan rasa cinta kepada Rasulullah SAW. Salah satu bentuk kecintaan tersebut dapat diwujudkan dengan memperbanyak membaca sholawat sebagai bagian dari amalan sehari-hari.
Ia juga menerangkan tentang Telaga Kautsar (Al-Kautsar) yang dalam pemahaman keagamaan berkaitan dengan kemuliaan yang Allah SWT karuniakan kepada Nabi Muhammad SAW. Pesan tersebut kemudian dikaitkan dengan harapan agar umat yang tidak pernah berjumpa langsung dengan Rasulullah SAW tetap memiliki iman dan kecintaan kepada beliau.
“Kita mungkin tidak pernah bertemu langsung dengan Nabi Muhammad SAW, tetapi kita bisa menunjukkan kecintaan kepada beliau dengan memperkuat iman dan memperbanyak membaca sholawat,” pesan Luthfiyati dalam kegiatan tersebut.
Bagi seorang penyuluh agama, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pengabdian. Kehadiran penyuluh tidak hanya terbatas pada ruang kantor dan jam kerja, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi, penguatan keagamaan, serta membangun silaturahmi.
Momentum Maulid Nabi menjadi ruang yang sangat baik untuk menguatkan kembali kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat “libur tetap produktif” yang ditunjukkan Luthfiyati Annisa menjadi gambaran bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat terus dilakukan dengan penuh keikhlasan. Hari libur tetap menjadi kesempatan untuk bersilaturahmi, berbagi ilmu, dan menghadirkan kemanfaatan bagi umat.
