KUA Purwokerto Barat Berpartisipasi Aktif dalam PORSENI IPARI se-Ex Karesidenan Banyumas

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Banyumas – KUA Purwokerto Barat turut berpartisipasi dalam ajang Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) se-Ex Karesidenan Banyumas yang diselenggarakan di MAN 2 Banyumas. Dalam kegiatan tersebut, KUA Purwokerto Barat mengirimkan lima orang Penyuluh Agama Islam untuk turut ambil bagian dalam berbagai cabang perlombaan yang dipertandingkan. Rabu (10/06)

Partisipasi aktif para penyuluh membuahkan hasil yang cukup membanggakan. Lu'luatul Fauziati bersama tim berhasil meraih Juara III pada cabang olahraga bola voli putri. Sementara itu, Khanifudin yang mengikuti cabang futsal sukses mengantarkan timnya meraih Juara II. Prestasi juga diraih oleh Zumrotus Sangadah yang tergabung dalam cabang seni paduan suara dan berhasil memperoleh Juara II.

Kegiatan PORSENI IPARI berlangsung meriah dan penuh antusiasme sejak pagi hingga sore hari. Suasana kebersamaan dan semangat sportivitas tampak mewarnai seluruh rangkaian acara yang diikuti oleh para penyuluh lintas agama dari Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, dan Cilacap.

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, Ibnu Asaddudin, beserta para Kepala Seksi di lingkungan Kankemenag Kabupaten Banyumas. Kehadiran para pimpinan memberikan dukungan dan motivasi kepada seluruh peserta untuk terus meningkatkan profesionalisme serta mempererat hubungan antarpenyuluh.

PORSENI IPARI tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga dan seni, tetapi juga menjadi sarana memperkuat tali silaturahmi, membangun solidaritas, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa persaudaraan yang semakin kokoh di antara para penyuluh agama lintas agama se-Ex Karesidenan Banyumas.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun dapat terus terpelihara sehingga mendukung pelaksanaan tugas-tugas pembinaan dan pelayanan keagamaan kepada masyarakat secara lebih optimal. Acara pun berlangsung dengan lancar, tertib, dan sukses, meninggalkan kesan positif bagi seluruh peserta yang hadir. (is)