Kolaborasi Unik Penyuluh Belajar Bertani
Oleh KUA Sokaraja
Sokaraja — Suasana pagi hari yang sangat cerah di kawasan Desa Sokaraja Lor, Kabupaten Banyumas, diwarnai dengan pemandangan yang tak biasa. Di tengah agenda rutin olahraga pagi, para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) Sokaraja bersama para penyuluh agama, termasuk Dina Nurmarita, memilih untuk turun langsung ke sawah dan membantu warga memanen kacang hijau. Jumat (2/10)
Kegiatan yang memadukan kebugaran fisik dan kerja bakti ini mendadak menjadi wadah edukasi lapangan yang sarat makna bagi para abdi negara tersebut.
Tidak hanya sekadar membantu memetik polong kacang hijau, kesempatan ini dimanfaatkan oleh para penyuluh agama untuk belajar secara langsung mengenai seluk-beluk budidaya tanaman kacang hijau. Mulai dari teknik perawatan tanaman hingga dinamika rantai pasok dan pemasarannya di pasaran lokal.
Bagi para penyuluh agama dan ASN KUA Sokaraja, terjun langsung ke sektor agraris memberikan wawasan baru yang mendekatkan mereka pada realitas kehidupan sosial-ekonomi masyarakat binaan di tingkat akar rumput.
Aksi solidaritas dan kebersamaan di bawah terik matahari pagi yang hangat ini mencerminkan kedekatan antara pelayan publik dan masyarakat sekitar. Kehadiran mereka di tengah petani Desa Sokaraja Lor bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan wujud nyata kepedulian sosial dalam mendukung sektor pertanian lokal.
Melalui kegiatan panen bersama ini, hubungan harmonis antara KUA Sokaraja dan warga setempat semakin erat, membuktikan bahwa sinergi dan semangat gotong royong dapat tumbuh di mana saja—bahkan di sela-sela aktivitas olahraga pagi.
