Khutbah Jumat Ajak Jamaah Jemput Ampunan di Sepuluh Malam Terakhir Ramadan

Oleh KUA JATILAWANG
SHARE

Banyumas - Suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan salat Jumat di Masjid Al Akhlak, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang. Khutbah Jumat pada kesempatan tersebut disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Jatilawang, Dedy Purwanto Adisaputra, yang mengangkat tema “Menjemput Ampunan di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan.” Jumat (13/03)

Dalam khutbahnya, khatib mengajak jamaah untuk memanfaatkan sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan sebagai momentum meningkatkan ibadah dan memohon ampunan kepada Allah SWT. Menurutnya, waktu tersebut merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan Lailatul Qadr.

“Sepuluh malam terakhir Ramadhan adalah saat di mana pintu-pintu rahmat Allah terbuka lebar. Barang siapa bersungguh-sungguh menghidupkannya dengan ibadah, maka ia sedang mengetuk pintu ampunan Allah,” ujar Dedy dalam khutbahnya.

Ia juga mengingatkan jamaah agar memperbanyak amalan seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, berzikir, serta memperbanyak doa memohon ampunan kepada Allah. Menurutnya, Ramadhan ibarat samudra rahmat yang luas, dan sepuluh malam terakhirnya adalah mutiara yang paling berharga bagi orang-orang yang mencarinya.

Khutbah Jumat yang berlangsung dengan penuh kekhusyukan tersebut diikuti oleh jamaah dengan khidmat. Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan diharapkan dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah di penghujung bulan Ramadhan.

Setelah pelaksanaan salat Jumat selesai, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara Penyuluh Agama Islam dan takmir Masjid Al Akhlak. Diskusi tersebut membahas persiapan pelaksanaan zakat fitrah serta rencana penyelenggaraan salat Idul Fitri agar dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Salah satu pengurus takmir masjid menyampaikan apresiasinya atas khutbah dan diskusi yang dilakukan. “Kami sangat berterima kasih atas nasihat dan arahan yang diberikan. Diskusi ini membantu kami mempersiapkan pengelolaan zakat fitrah dan pelaksanaan salat Idul Fitri dengan lebih baik,” ungkapnya.

Melalui khutbah dan dialog yang berlangsung setelahnya, mimbar masjid tidak hanya menjadi tempat menyampaikan nasihat, tetapi juga menjadi ruang musyawarah umat dalam mempersiapkan berbagai kegiatan ibadah. Di bawah naungan bulan Ramadhan yang penuh berkah, pesan-pesan khutbah tersebut seakan menjadi pelita yang menuntun jamaah untuk semakin mendekat kepada Allah SWT. (dy)