Ketua Yayasan Pimpin Kajian Kitab Kuning dalam Rangkaian Visitasi Akreditasi MA Al Falah Jatilawang
Oleh MA AL FALAH JATILAWANG
Jatilawang - Dalam rangka menyambut pelaksanaan hari pertama Visitasi Akreditasi, MA Al Falah Jatilawang menggelar Kajian Kitab Kuning. Kegiatan yang berlangsung di halaman madrasah sejak pagi hari ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan MA Al Falah Jatilawang, KH. Maulana Hasan, dan diikuti oleh seluruh murid, dewan guru, tenaga kependidikan, serta tim asesor akreditasi. Kajian tersebut menjadi pembuka rangkaian visitasi sekaligus menunjukkan kuatnya budaya religius yang telah menjadi identitas MA Al Falah Jatilawang. Rabu (29/07)
Suasana pagi di lingkungan madrasah terasa khidmat ketika seluruh peserta mengikuti kajian dengan penuh kekhusyukan. Kegiatan ini merupakan salah satu program pembiasaan yang secara rutin dilaksanakan sebagai upaya menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat pemahaman terhadap kitab-kitab klasik, serta membentuk karakter murid yang berakhlakul karimah. Kehadiran KH. Maulana Hasan memberikan semangat tersendiri bagi seluruh peserta untuk terus menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu agama sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam kajiannya, Maulana Hasan menekankan bahwa pendidikan yang berkualitas harus mampu menghadirkan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan pembentukan akhlak. Menurut beliau, keberhasilan sebuah madrasah tidak hanya diukur dari prestasi akademik ataupun capaian akreditasi, tetapi juga dari kemampuannya melahirkan generasi yang berilmu, beradab, dan memiliki keimanan yang kuat.
"Ilmu akan menjadi cahaya apabila dipelajari dengan adab dan keikhlasan. Oleh karena itu, jangan pernah memisahkan ilmu dengan akhlak. Madrasah harus terus menjadi tempat tumbuhnya generasi yang cerdas, beriman, dan berakhlakul karimah. Akreditasi merupakan bagian dari ikhtiar meningkatkan mutu lembaga, tetapi yang lebih penting adalah menjaga ruh pendidikan agar tetap berlandaskan nilai-nilai Islam," pesan Maulana Hasan.
Usai mengikuti Kajian Kitab Kuning, seluruh warga madrasah melaksanakan Salat Dhuha berjamaah sebagai bentuk ikhtiar spiritual memohon kelancaran, kemudahan, serta keberkahan dalam pelaksanaan Visitasi Akreditasi. Kegiatan ini mencerminkan komitmen MA Al Falah Jatilawang dalam mengintegrasikan penguatan spiritual dengan peningkatan mutu pendidikan sehingga setiap langkah yang dilakukan senantiasa dilandasi nilai-nilai keagamaan.
Kepala MA Al Falah Jatilawang, Amir Mahmud, menyampaikan bahwa Kajian Kitab Kuning dan Salat Dhuha merupakan bagian dari budaya madrasah yang terus dilestarikan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga menjadi sarana membangun karakter murid serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan madrasah.
"Kami ingin menunjukkan bahwa peningkatan mutu pendidikan di MA Al Falah Jatilawang selalu berjalan beriringan dengan pembentukan karakter religius. Kajian Kitab Kuning dan Salat Dhuha bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi merupakan budaya yang telah mengakar dalam kehidupan madrasah. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi dalam membentuk murid yang unggul dalam prestasi sekaligus mulia dalam akhlak," ujar H. Amir Mahmud.
Melalui kegiatan ini, MA Al Falah Jatilawang menegaskan bahwa proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan insan yang beriman, bertakwa, dan berakhlakul karimah. Kajian Kitab Kuning yang mengawali rangkaian Visitasi Akreditasi menjadi bukti nyata bahwa budaya religius tetap menjadi ruh dalam setiap upaya peningkatan mutu pendidikan di MA Al Falah Jatilawang.
