Keluar dari Zona Nyaman, Penyuluh Agama Islam Terus Tingkatkan Kualitas Diri
Oleh KUA baturraden
Baturraden — Semangat untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas diri menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas sebagai Penyuluh Agama Islam. Hal tersebut terus diwujudkan oleh Taswati, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Baturraden, melalui berbagai upaya pengembangan diri dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Kamis (13/08)
Motivasi tersebut semakin menguat setelah mengikuti rapat koordinasi KUA Baturraden, yang dipimpin oleh Plt. Kepala KUA Baturraden, Kano Waluyo. Dalam arahannya, salah satu hal yang disampaikan adalah pentingnya keberanian untuk keluar dari zona nyaman dan terus mengembangkan kemampuan diri.
Pesan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi Taswati untuk semakin bersemangat dalam bekerja. Baginya, meningkatkan kualitas diri bukan hanya tentang menyelesaikan tugas, tetapi juga tentang kemauan untuk belajar, mencoba hal baru, dan memperbaiki kemampuan secara konsisten.
Salah satu langkah yang kini dilakukan adalah belajar membuat dan menyusun berita kegiatan KUA secara konsisten setiap hari. Melalui kegiatan tersebut, Taswati berusaha mengasah kemampuan menulis sekaligus mendokumentasikan berbagai aktivitas dan pelayanan KUA kepada masyarakat agar dapat tersampaikan secara informatif dan menarik.
Tidak berhenti pada kemampuan menulis, Taswati juga terus membuka diri untuk mempelajari berbagai hal baru yang dapat menunjang pelaksanaan tugasnya sebagai Penyuluh Agama Islam. Ia meyakini bahwa proses belajar merupakan perjalanan yang tidak pernah berhenti.
Semangat tersebut menjadi bagian dari komitmen untuk memberikan kontribusi yang lebih baik bagi KUA Baturraden dan masyarakat. Keluar dari zona nyaman bukan berarti meninggalkan kenyamanan, tetapi berani melangkah menuju kemampuan dan pengalaman yang lebih luas.
Dengan semangat belajar, konsistensi, dan kemauan untuk terus berkembang, Taswati berharap dapat menjadi Penyuluh Agama Islam yang semakin profesional, kreatif, dan mampu memberikan manfaat yang lebih luas.
“Terus belajar, berani keluar dari zona nyaman, dan jangan berhenti meningkatkan kualitas diri.”
Penyuluh Agama Islam Bergerak!
Bergerak untuk belajar, bergerak untuk berkembang, dan bergerak untuk memberikan manfaat
