HUT RI #81

Keahlian Tersembunyi: Santo Pegawai KUA Wangon Tunjukkan Kepiawaian di Bidang Pertukangan

Oleh KUA Wangon
SHARE

Banyumas - Di balik kesibukan tugas pelayanan sehari-hari di Kantor Urusan Agama (KUA)  Wangon, ternyata tersimpan sebuah keahlian yang tidak banyak diketahui oleh masyarakat luas. Santo, salah satu pegawai KUA Wangon, ternyata memiliki kepiawaian di bidang pertukangan yang cukup mumpuni. Keahliannya ini terungkap saat proses renovasi bagian dalam kantor berlangsung, di mana Santo turut ambil bagian dalam pembuatan jendela kantor yang menjadi salah satu kebutuhan penting pasca-renovasi. Kamis (30/07)

Kepiawaian Santo dalam bidang pertukangan bukan sekadar kemampuan dasar, melainkan keterampilan yang telah diasahnya sejak lama sebelum bergabung menjadi pegawai KUA. Ia terlihat cekatan mengukur, memotong, dan merangkai bahan-bahan kayu untuk dijadikan kusen dan daun jendela yang presisi. Ketelitian dan pengalamannya membuat hasil pekerjaannya tidak kalah rapi dibandingkan tukang profesional yang biasa dikontrak untuk pekerjaan serupa. Santo menuturkan bahwa keahlian ini merupakan bekal yang ia pelajari secara otodidak sejak masa mudanya.

Saat ditemui di sela-sela kesibukannya mengerjakan jendela kantor, Santo menyampaikan bahwa dirinya senang bisa menyalurkan keahlian pertukangannya untuk kepentingan kantor tempatnya bekerja. "Daripada harus memanggil tukang dari luar dan menambah biaya, saya pikir lebih baik saya kerjakan sendiri karena kebetulan saya memang punya sedikit keahlian di bidang ini. Selain hemat, hasilnya juga bisa saya pastikan sesuai dengan kebutuhan kantor," ujarnya sembari terus mengukur potongan kayu untuk jendela yang sedang dikerjakannya.

Kehadiran sosok seperti Santo di lingkungan KUA Wangon dinilai sangat membantu, terutama dalam menekan anggaran operasional kantor yang harus dikeluarkan untuk keperluan renovasi maupun perbaikan sarana dan prasarana. Rekan-rekan kerja Santo pun mengaku terkejut sekaligus bangga mengetahui bahwa di balik profesinya sebagai pegawai KUA, ternyata tersimpan keahlian pertukangan yang begitu bermanfaat bagi kantor. Kemampuan tersebut menjadi nilai tambah tersendiri yang jarang dimiliki oleh pegawai pada umumnya.

Kisah keahlian tersembunyi Santo ini diharapkan dapat menginspirasi pegawai lain untuk turut menggali dan memanfaatkan potensi diri yang dimiliki demi kepentingan bersama, khususnya dalam mendukung operasional dan kenyamanan lingkungan kerja. Sikap inisiatif dan kepedulian semacam ini menjadi contoh nyata bahwa kontribusi pegawai tidak selalu harus berkaitan langsung dengan tugas pokok dan fungsi jabatannya, namun juga dapat hadir dari keahlian lain yang dimiliki secara personal. (jhr)