HUT RI #81

Kakankemenag Banyumas Hadiri Pertemuan dan Pembinaan Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Tambak

Oleh KUA BANYUMAS
SHARE

Banyumas – Dalam rangka meningkatkan kompetensi, mempererat silaturahmi, serta menguatkan komitmen dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Banyumas melaksanakan kegiatan Pertemuan dan Pembinaan Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Tambak, Banyumas, Senin (10/08).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banyumas, jajaran Bimas Islam, Ketua IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia), serta para Penyuluh Agama Islam Kabupaten Banyumas. Salah satu peserta yang turut hadir adalah Irlia Kusdiantasi, Penyuluh Agama Islam KUA Banyumas.

Pertemuan dan pembinaan ini menjadi momentum penting bagi para penyuluh untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas di tengah masyarakat. Penyuluh tidak hanya berperan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membimbing umat, menanamkan nilai-nilai kebaikan, serta membangun masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.

Dalam suasana penuh kebersamaan, para penyuluh juga didorong untuk terus bersinergi, berbagi pengalaman, dan memperkuat kolaborasi dalam melaksanakan program-program penyuluhan. Silaturahmi yang terjalin diharapkan semakin memperkokoh semangat pengabdian dan kepedulian terhadap kebutuhan keagamaan masyarakat.

Melalui pembinaan tersebut, terdapat tiga semangat utama yang terus dikembangkan, yaitu memperkuat kompetensi, mempererat silaturahmi, dan menguatkan komitmen. Ketiganya menjadi fondasi penting agar pelayanan penyuluhan semakin profesional, humanis, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kegiatan ini sekaligus meneguhkan semangat para Penyuluh Agama Islam untuk terus hadir dan mengabdi dengan prinsip “Melayani dengan Ikhlas, Membimbing dengan Hati, Menginspirasi Umat, Menebar Manfaat.”

Dengan semangat tersebut, Penyuluh Agama Islam Kabupaten Banyumas diharapkan semakin solid dalam menjalankan amanah dan mampu menghadirkan penyuluhan agama yang profesional, humanis, dan berkelanjutan di tengah masyarakat ( Irli)