HUT RI #81

Hindari Sifat dan Gaya Berlebihan Dalam Kehidupan sehari-hari

Oleh KUA KEMRANJEN
SHARE


Kemranjen — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kemranjen, Miftahudin, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama (Bimluh) di Majelis Ta’lim Baitul Muttaqin. Kegiatan tersebut diisi dengan kajian keislaman bertema “Perkara yang Berlebihan”, dengan mengambil rujukan dari kitab Nashoihul ‘Ibad. Selasa (11/08)

Dalam penyampaiannya, Miftahudin mengajak para jamaah untuk memahami pentingnya menjaga keseimbangan dalam menjalani kehidupan. Menurutnya, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak berlebih-lebihan dalam berbagai perkara, baik dalam perkataan, perilaku, maupun dalam memenuhi kebutuhan kehidupan sehari-hari.

“Segala sesuatu yang dilakukan secara berlebihan dapat membawa seseorang keluar dari batas kewajaran. Karena itu, kita perlu belajar mengendalikan diri dan menempatkan segala sesuatu secara proporsional,” jelas Miftahudin.

Mengacu pada pesan-pesan nasihat dalam kitab Nashoihul ‘Ibad, Miftahudin menekankan bahwa seorang muslim hendaknya senantiasa menjaga sikap sederhana, tidak memperturutkan hawa nafsu, serta mengutamakan perkara yang memberikan manfaat bagi kehidupan dunia dan akhirat.

Kegiatan Bimluh berlangsung dalam suasana khidmat dan interaktif. Para jamaah mengikuti materi dengan antusias dan mendapatkan penguatan keagamaan agar dapat menerapkan nilai-nilai kesederhanaan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan Bimluh tersebut, diharapkan Majelis Ta’lim Baitul Muttaqin dapat terus menjadi ruang pembelajaran keagamaan yang mendorong masyarakat untuk meningkatkan pemahaman, pengamalan, dan penghayatan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.(W)