HUT RI #81

Edukasi Tata Cara Bersuci, Penyuluh KUA Gumelar Bedah Fikih Thaharah di MT Nur Falah Desa Cihonje

Oleh HUMAS
SHARE

 

Gumelar – Mengingat pentingnya kebersihan dan keabsahan dalam beribadah, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar, Kambali, menggelar kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di Majelis Ta'lim (MT) Nur Falah, RW 09 Desa Cihonje, Kecamatan Gumelar. Senin (03/08)

Dalam penyuluhan rutin tersebut, Kambali mengangkat tema "Thaharah (Tata Cara Bersuci)" yang berfokus pada pentingnya kedudukan thaharah sebagai syarat mutlak sahnya ibadah harian, khususnya shalat.

Di hadapan para jamaah, Kambali memaparkan sejumlah poin krusial mengenai urgensi thaharah dalam Islam. Beliau menegaskan bahwa bersuci dari hadas dan najis merupakan kunci utama diterimanya amalan ibadah harian. Selain itu, jamaah dibekali pemahaman mendasar mengenai klasifikasi najis (mukhaffafah, mutawassitah, dan mughallazah) serta pembagian hadas kecil dan besar beserta tata cara penyuciannya.

Lebih rinci, pembinaan tersebut membedah aspek praktis sehari-hari, meliputi:

  • Praktik Wudhu dan Mandi Wajib: Membedah rukun dan sunnah wudhu secara detail, tata cara mandi janabat yang benar sesuai tuntunan syariat, hingga penjelasan mengenai kriteria air yang suci dan menyucikan (tahir mutahhir).

  • Penyucian Najis Rumah Tangga: Edukasi praktis mengenai cara membersihkan pakaian, badan, dan tempat ibadah dari najis aini maupun hukmi, yang kerap ditemui dalam dinamika kehidupan berumah tangga.

Suasana penyuluhan berlangsung sangat interaktif dan dipenuhi antusiasme tinggi dari para jamaah MT Nur Falah. Banyak jamaah memanfaatkan sesi diskusi untuk berkonsultasi mengenai problematika bersuci harian sesuai dengan panduan fikih mazhab Syafi'i.

Melalui kegiatan pembinaan berkala ini, KUA Gumelar berharap kualitas pemahaman fikih ibadah warga Desa Cihonje terus meningkat, sehingga pelaksanaan ibadah sehari-hari terjamin keabsahannya sesuai tuntunan syariat.