Bentengi Siswa MTsN 3 Banyumas dari Dampak Negatif, Bimas Islam Gali Potensi Diri Lewat Life Skill
Oleh HUMAS
Sumbang – Dalam upaya membentengi generasi muda dari berbagai dampak negatif pergaulan di era digital, Kemenag Banyumas menggelar program Bimbingan pranikah Remaja Usia Sekolah (BRUS) penguatan diri bagi para siswa melalui penggalian potensi, penanaman harapan, serta pembekalan kecakapan hidup (life skill) dan keterampilan. Selasa (11/8).
Kepala Kankemenag Banyumas menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi siswa saat ini semakin kompleks, mulai dari pengaruh media sosial, pergaulan bebas, hingga rendahnya rasa percaya diri dalam menghadapi masa depan. Karena itu, Kemenag memandang penting adanya pendekatan yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga menyentuh sisi psikologis dan keterampilan praktis siswa.
Kakan Kemenag mengatakan "Program ini dirancang untuk membantu siswa mengenali potensi dan bakat yang dimiliki, menumbuhkan harapan serta cita-cita yang jelas, dan membekali mereka dengan keterampilan yang aplikatif sebagai bekal menghadapi kehidupan setelah lulus. Dengan pendekatan ini, siswa diharapkan memiliki benteng diri yang kuat, sehingga tidak mudah terjerumus pada perilaku menyimpang seperti tawuran, penyalahgunaan gawai secara negatif, maupun pergaulan yang merugikan masa depan", ujarnya.
Lubab Habiburrohman selaku fasilitator BRUS turut berperan aktif dalam mendampingi siswa, memberikan motivasi, serta menciptakan ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi minat dan bakatnya masing-masing, baik di bidang seni, olahraga, kewirausahaan, maupun keterampilan teknis lainnya.
Melalui program BRUS ini, MTs Negeri 3 Banyumas diharapkan dapat mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, mental tangguh, dan kesiapan menghadapi tantangan zaman.(elbab).
