HUT RI #81

Bangun Keluarga Sakinah, KUA Pekuncen Bekali Catin dengan Ilmu Perkawinan

Oleh KUA pekuncen
SHARE

Pekuncen — Penyuluh Agama Islam KUA  Pekuncen, Miftakhul Faozi, memberikan Bimbingan Perkawinan Mandiri kepada calon pengantin. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon pengantin agar memiliki bekal pengetahuan dan kesiapan dalam membangun kehidupan rumah tangga. Kamis (13/08)

Dengan mengusung tema “Membangun Keluarga Sakinah: Menyatukan Cinta, Komitmen, dan Tanggung Jawab”, Miftakhul Faozi mengajak calon pengantin memahami bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua insan, tetapi juga merupakan ibadah dan amanah yang membutuhkan kesiapan lahir maupun batin.

Dalam bimbingannya, Miftakhul Faozi menyampaikan pentingnya komunikasi yang baik antara suami dan istri. Perbedaan karakter, kebiasaan, maupun cara berpikir merupakan hal yang wajar dalam rumah tangga. Karena itu, pasangan perlu membangun sikap saling memahami, menghargai, terbuka, dan menyelesaikan persoalan dengan cara yang bijaksana.

“Rumah tangga yang harmonis tidak berarti tanpa masalah. Keluarga sakinah adalah keluarga yang mampu menghadapi masalah bersama dengan komunikasi, kesabaran, dan berpegang pada nilai-nilai agama,” jelasnya.

Selain membahas komunikasi pasangan, calon pengantin juga diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban suami istri, pengelolaan ekonomi keluarga, pentingnya menjaga keharmonisan, serta tanggung jawab bersama dalam mendidik anak.

Miftakhul Faozi berharap bimbingan tersebut dapat menjadi bekal bagi calon pengantin untuk menjalani kehidupan rumah tangga dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.

“Pernikahan adalah perjalanan panjang. Jangan hanya mempersiapkan acara pernikahannya, tetapi persiapkan juga kehidupan setelah akad. Bekali diri dengan ilmu, kesabaran, dan komitmen untuk saling menjaga,” pesannya.

Melalui Bimbingan Perkawinan Mandiri ini, KUA Pekuncen terus berupaya memberikan pendampingan kepada calon pengantin agar mampu mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sekaligus menjadi keluarga yang memberikan keteladanan dan manfaat bagi masyarakat.