Bangun Bahtera Rumah Tangga Berlandaskan Ibadah: KUA Somagede Beri Bimbingan Mental dan Cerdas Stunting Bagi Catin
Oleh KUA Somagede
Somagede – Menikah bukan sekadar menyatukan dua insan dalam satu ikatan, melainkan sebuah perjalanan panjang yang penuh dengan lika-liku dan kejutan. Menyadari pentingnya kesiapan lahir dan batin, Kantor Urusan Agama (KUA) Somagede menggelar program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi pasangan calon pengantin bertempat di Aula Balai Nikah KUA Somagede. Senin (03/08)
Bimbingan kali ini diikuti oleh pasangan calon pengantin Novi Sehodin, warga Desa Suro, Kecamatan Kalibagor, dan sang kekasih hati, Hallia, dari Desa Kanding, Kecamatan Somagede.
Penyuluh Agama Islam KUA Somagede, Nuryati, hadir membekali pasangan ini dengan fondasi mental yang kokoh sebelum melangkah ke jenjang pernikahan. Dalam penyampaiannya, Nuryati menekankan bahwa kunci utama keharmonisan rumah tangga adalah meluruskan niat sejak awal.
"Menikah adalah bentuk ibadah terlama. Ketika menyadari bahwa pernikahan adalah ibadah, maka setiap ujian yang datang harus disikapi dengan kesabaran, dan setiap kebahagiaan yang didapat harus disambut dengan rasa syukur," tutur Nuryati di hadapan pasangan calon pengantin.
Tak hanya menitikberatkan pada kesiapan mental dan spiritual, Nuryati juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan fisik calon pengantin. Menurutnya, kesehatan fisik dan pemenuhan gizi sejak sebelum menikah merupakan langkah awal dalam mencetak generasi penerus yang unggul.
"Kesehatan calon pengantin menjadi faktor vital yang harus dipersiapkan sejak dini. Pasangan yang sehat kelak akan melahirkan keturunan yang sehat, berkualitas, dan bebas dari stunting," tambahnya.
Melalui bimbingan perkawinan ini, KUA Somagede berharap para calon pengantin tidak hanya siap secara administrasi, tetapi juga memiliki ketahanan keluarga yang kuat, berlandaskan nilai agama, serta siap melahirkan generasi masa depan yang berkualitas. (Nuryati)
