Wujud Solidaritas dan Empati, Pegawai KUA Baturraden Takziah ke Kediaman Ibunda Rekan Sejawat
Oleh KUA baturraden
Baturraden — Suasana duka sekaligus haru menyelimuti kediaman keluarga Rikin di Desa Rempoah. Segenap pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Baturraden melaksanakan takziah sebagai wujud kepedulian dan solidaritas atas berpulangnya ibunda dari Rikin, yang merupakan rekan sejawat dari KUA Sumbang, yakni Almarhumah Tarisem binti Muryasemita. Senin (24/08)
Jarak rumah duka yang sangat dekat, hanya memakan waktu sekitar satu menit berjalan kaki dari kantor KUA Baturraden, membuat rombongan dapat segera hadir menyambangi keluarga yang sedang berduka. Setibanya di lokasi, rombongan pegawai KUA Baturraden langsung disambut dengan hangat oleh Rikin.
Mewakili rombongan yang hadir, Penyuluh Agama Fungsional KUA Baturraden, Lubab Habiburrohman, menyampaikan ucapan belasungkawa. Ia membawa pesan duka cita secara resmi atas nama seluruh keluarga besar KUA Baturraden sekaligus Pengurus Daerah Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (PD IPARI) Kabupaten Banyumas.
"Kami, atas nama segenap keluarga besar KUA Baturraden dan PD IPARI Kabupaten Banyumas, menyampaikan rasa duka cita yang teramat dalam atas berpulangnya Ibunda Tarisem binti Muryasemita. Kami mendoakan agar almarhumah senantiasa diampuni segala dosanya dan diterima seluruh amal ibadahnya di sisi Allah SWT. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan untuk meneruskan perjuangan dan menjaga jalinan silaturahmi yang telah dirajut dengan baik oleh almarhumah semasa hidupnya," ungkap Lubab Habiburrohman dalam sambutan resminya.
Mendengar penuturan tersebut, Rikin mengamininya dengan penuh haru dan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kehadiran serta perhatian dari rekan-rekan seperjuangannya. "Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadiran dan doa tulus dari Bapak dan Ibu sekalian. Kami tidak dapat membalas kebaikan ini, dan hanya bisa mendoakan semoga Allah SWT kelak yang akan membalas segala keikhlasan dan kebaikan langkah Bapak Ibu semuanya," tutur Rikin.
Rangkaian kegiatan takziah yang penuh nuansa kekeluargaan ini kemudian ditutup dengan sesi doa bersama. Doa tersebut dipimpin langsung oleh Hariyanto, yang juga merupakan Penyuluh Agama KUA Baturraden. Suasana terasa sangat khusyuk tatkala seluruh hadirin menundukkan kepala, menengadahkan tangan, dan mengucapkan kata 'amin' dengan penuh ketulusan guna mengiringi kepergian almarhumah. (Fth)
