Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026 di MTs Negeri 3 Banyumas Berlangsung Khidmat dan Penuh Semangat Nasionalisme
Oleh MTSN3 Banyumas
Banyumas - MTs Negeri 3 Banyumas melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 dengan penuh khidmat dan semangat kebangsaan. Kegiatan yang berlangsung di lapangan utama madrasah tersebut mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” dan diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta tenaga kependidikan. Sejak pagi hari, suasana tertib dan penuh semangat sudah terlihat dari kesiapan para peserta upacara yang berbaris rapi mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan disiplin. Rabu (20/05)
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Madrasah H. Sudir, menyampaikan amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid. Petugas upacara dari kelas VII-A menjalankan tugasnya dengan sangat baik dan penuh tanggung jawab. Rayesha bertugas sebagai pemimpin upacara yang memimpin jalannya kegiatan dengan tegas dan penuh percaya diri. Sementara itu, Juan dipercaya sebagai pembawa acara yang memandu seluruh rangkaian kegiatan dengan lancar dan tertib.
Pada pelaksanaan upacara tersebut, Naila membacakan teks Undang-Undang Dasar 1945 dengan suara lantang dan penuh penghayatan. Hanasta juga tampil dengan baik saat membacakan Ikrar Pelajar Indonesia yang diikuti seluruh peserta upacara dengan penuh semangat. Suasana semakin khidmat ketika Arifa Qanita memimpin doa sebagai penutup rangkaian inti upacara, memohon keberkahan dan kemajuan bagi bangsa Indonesia. Adapun pasukan pengibar bendera yang terdiri dari Khaerul, Aqilah, dan Prayuga berhasil menjalankan tugas pengibaran Sang Saka Merah Putih dengan sempurna sehingga mendapat apresiasi dari para guru dan peserta upacara.
Dalam amanatnya disampaikan bahwa Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan bangsa yang dimulai sejak berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908. Organisasi tersebut menjadi tonggak awal lahirnya kesadaran nasional dan semangat persatuan bangsa Indonesia. Nilai perjuangan, persatuan, dan semangat membangun bangsa yang diwariskan para pendahulu diharapkan tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman yang terus berubah.
Memasuki tahun 2026, tantangan bangsa disebut telah mengalami perubahan besar. Jika dahulu perjuangan bangsa berfokus pada mempertahankan kedaulatan wilayah, kini tantangan utama bergeser menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital. Generasi muda dituntut untuk mampu menghadapi derasnya arus teknologi dan informasi dengan kecerdasan, karakter yang kuat, serta kemampuan memilah informasi secara bijak. Dunia digital menjadi ruang perjuangan baru yang harus dihadapi dengan kesiapan ilmu pengetahuan, moral, dan semangat nasionalisme agar bangsa Indonesia tetap kokoh dan berdaulat.
Amanat tersebut juga menegaskan pentingnya semangat Asta Cita, delapan misi besar bangsa yang menjadi arah perjalanan Indonesia menuju masa depan yang lebih maju, mandiri, dan berkepribadian. Melalui dunia pendidikan, nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tertanam kuat dalam diri para peserta didik sebagai tunas bangsa penerus perjuangan. Madrasah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki rasa cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Upacara Hari Kebangkitan Nasional tahun ini ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Satu Nusa Satu Bangsa secara bersama-sama. Suasana haru dan penuh semangat terasa ketika seluruh peserta menyanyikan lagu kebangsaan dengan penuh penghayatan. Melalui kegiatan ini, MTs Negeri 3 Banyumas kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan nilai-nilai nasionalisme dan membentuk generasi muda yang siap menjaga persatuan serta kedaulatan bangsa di era modern dan digital.(HumasMTsN3)
