Tunjukkan Potensi Terbaik, MA Raudhotut Tholibin Ikuti Lomba TKA Terintegrasi Aswaja
Oleh MA Raudhotut Tholibin
Kembaran — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-97 Tahun, Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Kabupaten Banyumas menyelenggarakan Lomba Tes Kemampuan Akademik (TKA) Terintegrasi Aswaja pada 14–16 September 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para pelajar dari berbagai satuan pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU Kabupaten Banyumas, termasuk MA Raudhotut Tholibin Kembaran. Senin (14/09)
Lomba TKA Terintegrasi Aswaja menjadi salah satu kegiatan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan akademik peserta didik sekaligus memperkuat karakter dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). Melalui kegiatan ini, siswa diberikan ruang untuk mengukur kemampuan, menunjukkan potensi, serta membangun semangat berprestasi dalam suasana kompetisi yang sehat.
MA Raudhotut Tholibin turut berpartisipasi dalam lomba tersebut dengan mengikutsertakan para peserta didik yang telah dipersiapkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan akademik dan mendapatkan pengalaman berkompetisi di tingkat Kabupaten Banyumas.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti Lomba TKA sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia. Siswa dituntut untuk mampu memahami soal, berpikir secara cermat, mengatur waktu, serta memberikan jawaban dengan penuh tanggung jawab. Hal tersebut menjadi pengalaman penting bagi peserta didik dalam menghadapi berbagai bentuk kompetisi akademik.
Selain menguji kemampuan akademik, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan berbagai karakter positif pada diri siswa. Disiplin, kejujuran, tanggung jawab, ketelitian, dan kepercayaan diri menjadi nilai yang perlu dijunjung tinggi selama mengikuti perlombaan.
Yekti Wiji, selaku Waka Kurikulum MA Raudhotut Tholibin, menyampaikan bahwa keikutsertaan siswa dalam Lomba TKA Terintegrasi Aswaja merupakan kesempatan yang baik untuk menguji kemampuan sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi.
“Lomba ini menjadi wadah bagi siswa untuk menguji kesiapan dan kemampuan akademiknya, sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi. Kami berharap para siswa dapat mengikuti lomba dengan sungguh-sungguh, percaya diri, dan tetap menjunjung tinggi kejujuran serta nilai-nilai Aswaja,” ungkapnya.
Menurutnya, kompetisi akademik tidak hanya berkaitan dengan hasil akhir, tetapi juga proses yang dijalani oleh peserta didik. Pengalaman mengikuti lomba dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan berani menghadapi tantangan.
Bagi MA Raudhotut Tholibin, keterlibatan dalam Lomba TKA Terintegrasi Aswaja juga menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mendorong budaya berprestasi. Siswa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga mampu menunjukkan karakter yang mencerminkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Hari Jadi LP Ma’arif NU ke-97 melalui kegiatan Lomba TKA Terintegrasi Aswaja diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas dan potensi peserta didik di lingkungan pendidikan Ma’arif NU. Kompetisi tersebut juga menjadi ruang bagi para siswa untuk saling belajar, mengembangkan kemampuan, dan membangun pengalaman yang bermanfaat bagi masa depan.
Dengan mengikuti lomba yang berlangsung pada 14–16 September 2026, MA Raudhotut Tholibin berharap para peserta mampu memberikan kemampuan terbaiknya. Apa pun hasil yang diperoleh nantinya, pengalaman mengikuti Lomba TKA Terintegrasi Aswaja diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk terus berkembang dan meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.
Melalui kegiatan ini, semangat belajar, berprestasi, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah terus ditanamkan kepada peserta didik. MA Raudhotut Tholibin pun berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan potensi siswa, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.
