Tingkatkan Profesionalisme, Guru MTsN 2 Banyumas Susun Buku Kerja Berbasis KBC & Pembelajaran Mendalam Insersi Koperasi
Oleh MTSN2 Banyumas
Banyumas – Dalam rangka memenuhi tuntutan tugas sebagai pendidik profesional, para guru di MTs Negeri 2 Banyumas aktif menyusun Perangkat Pembelajaran yang meliputi Buku Kerja 1, 2, dan 3. Penyusunan perangkat ini disesuaikan dengan penerapan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) serta Kurikulum Mendalam dan Insersi Kegiatan ini dilaksanakan di ruang guru MTs N 2 Banyumas. Sabtu, (22/08).
Kegiatan penyusunan dokumen pembelajaran ini memanfaatkan waktu luang di madrasah, seperti saat jam mengajar kosong, jam istirahat, maupun pada akhir jam Pembelajaran Kolaborasi Lintas Disiplin Ilmu (PKLDI) yang difungsikan sebagai wadah Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) internal madrasah.
Kepala MTsN 2 Banyumas, Atik Restusari, memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para guru yang terus berkomitmen meningkatkan mutu pembelajaran di tengah kesibukan mengajar. "Penyusunan Buku Kerja 1, 2, dan 3 ini merupakan bentuk tanggung jawab moral dan profesionalisme kita sebagai pendidik. Integrasi Kurikulum Berbasis Cinta serta Kurikulum Mendalam dan Insersi Koperasi diharapkan mampu menghadirkan proses belajar yang tidak hanya berbobot secara akademis, tetapi juga menyentuh sisi humanis dan pembentukan karakter peserta didik," ujar Atik Restusari.
Sementara itu, Siti Chafsoh, salah satu guru mata pelajaran Fikih, menyampaikan bahwa pemanfaatan jam MGMP madrasah sangat membantu para guru dalam menyelesaikan beban administrasi secara kolaboratif.
"Memanfaatkan waktu di sela-sela jam kosong dan agenda MGMP madrasah membuat kami bisa saling berdiskusi dan menyelaraskan materi Fikih dengan prinsip Kurikulum Berbasis Cinta. Penyusunan Buku Kerja 1, 2, dan 3 ini jadi lebih terarah karena kami dapat langsung mengevaluasi kebutuhan belajar siswa secara bersama-sama," ungkap Siti Chafsoh.
Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Banyumas optimistis kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran di kelas akan semakin terstruktur, relevan, serta mampu mencetak generasi peserta didik yang unggul dan berkarakter.(Ning/Twm)
