HUT RI #81

Tingkatkan Kedisiplinan dan Cegah Bullying, MTsN 2 Banyumas Gelar Program Jumat Ilmu Bersama Polsek Tambak

Oleh MTSN2 Banyumas
SHARE

Banyumas — MTs Negeri 2 Banyumas kembali menggelar kegiatan kokurikuler mingguan bertajuk "Jum'at Ilmu". Kegiatan yang mengusung tema “Deklarasi Anti Bullying Bersama Polsek Tambak: Stop Perundungan Bukan Candaan!” ini dipusatkan di halaman depan madrasah dan diikuti secara antusias oleh seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) serta murid kelas VII hingga IX. Jumat (07/08)

Program kokurikuler "Jum'at Ilmu" merupakan agenda rutin madrasah yang dilaksanakan secara bergantian setiap hari Jumat guna membekali para siswa dengan wawasan keilmuan, karakter, dan kedisiplinan di luar pembelajaran kelas. 

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Tri Hidayat. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh GTK dan murid MTsN 2 Banyumas untuk mengucapkan deklarasi Anti Perundungan/Anti Bullying. Selain itu juga, menekankan pentingnya pembentukan karakter peserta didik dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman serta ramah anak.

"Kegiatan Jum'at Ilmu ini merupakan komitmen berkelanjutan MTsN 2 Banyumas dalam membentuk karakter murid yang mulia, disiplin, dan berakhlakul karimah. Kami sengaja menggandeng Polsek Tambak agar anak-anak memahami konsekuensi hukum serta dampak buruk dari tindakan perundungan dan pelanggaran ketertiban. Harapan kami, madrasah ini bisa menjadi tempat belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk bullying," ujar Tri Hidayat.

Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan pengarahan utama dari Kapolsek Tambak, IPTU. Sabar Riyadi. Dalam himbauannya, Kapolsek menyoroti pentingnya kepatuhan lalu lintas dan ketertiban masyarakat di kalangan pelajar. Beliau menegaskan agar murid yang masih di bawah umur tidak mengendarai sepeda motor sendiri saat berangkat ke madrasah demi keselamatan jiwa. Selain itu, beliau meminta para siswa untuk tidak melakukan aktivitas di luar rumah pada malam hari yang berpotensi memicu keresahan warga.

"Kami mengimbau kepada seluruh anak-anakku di MTsN 2 Banyumas untuk senantiasa taat aturan dan menjaga ketertiban. Anak di bawah umur belum diperbolehkan mengendarai motor, jadi tolong dipatuhi demi keselamatan bersama. Jangan pula keluyuran di malam hari. Mari kita fokus belajar, saling menyayangi, dan jadilah generasi muda yang membanggakan orang tua serta sekolah tanpa melakukan perundungan sesama teman," tegas IPTU. Sabar Riyadi dalam pesannya. 

Sesi edukasi inti disampaikan langsung oleh KANIT BIMAS POLSEK Tambak AIPTU. Purwanto dan BHABINKAMTIBMAS DS. Kamulyan AIPTU. Wahyu Cahyono. Dalam pemaparannya, para pemateri mengulas secara komprehensif mengenai bahaya dan jenis-jenis bullying, baik perundungan fisik, verbal, media sosial (cyberbullying), maupun perundungan sosial/pengucilan. Murid juga diingatkan mengenai dampak buruk bullying yang dapat merusak mental, menurunkan prestasi belajar, merusak hubungan sosial, hingga mengurangi rasa percaya diri korban. Pemateri juga memberikan tips penggunaan gadget secara bijak, termasuk mengimbau siswa agar memperhatikan durasi penggunaan smartphone agar tidak mengganggu aktivitas belajar dan ukiran prestasi. 

Guna mencairkan suasana dan menguji pemahaman siswa, acara dilengkapi dengan sesi kuiz dan tanya jawab interaktif. Para siswa terlihat sangat antusias berebut menjawab pertanyaan seputar materi anti perundungan yang telah disampaikan, di mana siswa yang berhasil menjawab mendapatkan apresiasi langsung dari pihak kepolisian. 

Melalui kegiatan ini, MTsN 2 Banyumas bersama Polsek Tambak berharap seluruh warga madrasah dapat memegang teguh komitmen “Berani Baik, Tolak Bullying!”. Selain itu juga menyadari bahwa tindakan perundungan akan sangat berdampak negatif bagi korbannya apalagi untuk pelajar.(Ning/twm)