HUT RI #81

Sinergi Lintas Sektor di Malam Pramuka, KUA Baturraden Hadiri Sarasehan Menuju Indonesia Emas 2045

Oleh KUA baturraden
SHARE

Baturraden – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Pramuka ke-65 di Kwartir Ranting (Kwarran) Baturraden tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga wadah konsolidasi gagasan bagi lintas instansi. Kantor Urusan Agama (KUA) Baturraden turut mengambil peran aktif dalam rangkaian kegiatan yang digelar di SD Negeri 1 Rempoah. Jumat (14/08)

Atas instruksi langsung dari Plt Kepala KUA Baturraden, Kano Waluyo, Penyuluh Agama Fathurrochman hadir mewakili institusi dalam acara kepramukaan tersebut. Kehadiran perwakilan KUA ini menjadi bukti nyata komitmen sinergi yang tengah dibangun oleh KUA Baturraden dengan berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat di tingkat kecamatan.

Rangkaian kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut diawali dengan prosesi khidmat pelantikan tiga orang Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) di wilayah Kecamatan Baturraden. Usai pelantikan, agenda berlanjut pada acara puncak, yakni sarasehan yang dipimpin langsung oleh Camat Baturraden sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran), Bangkit Angga Barokah.

Sarasehan malam itu mengangkat tema yang sangat strategis dan bervisi jauh ke depan, yakni "Menetapkan Langkah Generasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045". Diskusi berlangsung interaktif, membedah bagaimana pemuda dan anggota Pramuka bisa menjadi motor penggerak ketahanan pangan nasional di masa depan.

Dalam arahannya, Bangkit Angga Barokah menekankan urgensi pelibatan pemuda secara praktis, bukan sekadar teoritis. Ia menyoroti pentingnya memberikan ruang karya bagi generasi muda agar visi besar bangsa tidak mandek menjadi sekadar jargon.

"Pelibatan generasi muda dalam berbagai agenda pembangunan bukanlah sebuah pilihan, melainkan keharusan. Kita tidak ingin rencana besar ini hanya berujung menjadi wacana di atas kertas," tegas Bangkit Angga Barokah dalam sarasehan tersebut. "Dengan melibatkan mereka secara langsung, kita sedang menanamkan rasa memiliki. Mereka akan merasa berharga dan berguna bagi masyarakatnya. Perasaan dibutuhkan inilah yang akan menjadi motor penggerak sekaligus motivasi terbesar bagi mereka untuk terus bertumbuh, berinovasi, dan berkontribusi secara nyata."

Pesan kuat dari sang Camat tersebut memantik atensi maksimal dari seluruh peserta yang hadir. Suasana sarasehan terasa begitu hidup dan hangat. Kendati waktu terus beranjak hingga melewati pukul 22.00 WIB, antusiasme peserta tidak sedikit pun surut.

Diskusi yang asyik dan berbobot ini menjadi cerminan nyata tingginya kepedulian para tokoh masyarakat, termasuk jajaran KUA Baturraden, terhadap masa depan generasi muda. Melalui wadah Gerakan Pramuka, seluruh elemen di Baturraden bersatu padu menyiapkan langkah pasti mengawal tunas-tunas bangsa menuju kejayaan Indonesia Emas 2045. (Fth)