Sinergi KUA Somagede dan LAZ Al Irsyad: Dorong Kemandirian Ekonomi Umat Lewat Program PEU
Oleh KUA Somagede
SOMAGEDE – Kantor Urusan Agama (KUA) Somagede menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis dari Lembaga Amil Zakat (LAZ) Al Irsyad. Pertemuan ini berfokus pada penguatan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) berbasis KUA yang dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengelolaan zakat produktif. Kamis (06/08)
Program kolaborasi antara KUA dan Lembaga Amil Zakat ini telah berjalan sejak tahun 2021 dan terus menunjukkan dampak positif. Hingga kini, jejaring PEU telah menjangkau ratusan titik KUA di berbagai wilayah Indonesia, menjadi model nyata pengelolaan zakat berbasis komunitas yang efektif dan inklusif.
Zakat tidak sekadar dipandang sebagai kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen strategis dalam menanggulangi kemiskinan serta memangkas kesenjangan sosial. Landasan ini merujuk pada firman Allah SWT dalam Surah At-Taubah ayat 103 mengenai fungsi zakat untuk membersihkan dan menyucikan harta serta jiwa, yang diperkuat oleh pesan Rasulullah SAW tentang keutamaan melapangkan kesusahan sesama (HR. Muslim).
Perwakilan LAZ Al Irsyad, Yanda Nurarista Irnawanti, menyampaikan optimismenya terhadap sinergi yang terjalin bersama KUA Somagede. Menurutnya, KUA memiliki keunggulan strategis karena berada paling dekat dengan dinamika sosial warga.
"KUA memiliki keunggulan sebagai institusi yang dekat dengan masyarakat, memahami kebutuhan lokal, dan memiliki jejaring sosial yang kuat. Sinergi inilah yang menjadi kekuatan program ini dalam mendorong kemandirian ekonomi umat," ujar Yanda.
Kendati menawarkan potensi besar, pelaksanaan program di lapangan tak lepas dari berbagai tantangan, seperti:
-
Peningkatan Kapasitas Pelaksana: Penguatan kompetensi para pengelola program di tingkat lokal.
-
Literasi Ekonomi: Menutup celah pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan berbasis syariah.
-
Inovasi Usaha Mustahik: Pendampingan berkelanjutan agar usaha penerima manfaat dapat berkembang tangguh.
Untuk menjawab tantangan tersebut, kehadiran buku pedoman teknis menjadi acuan penting agar seluruh tahapan program berjalan tertib, profesional, dan akuntabel sesuai prinsip syariah.
Apresiasi tinggi turut disampaikan kepada Kementerian Agama serta seluruh pihak yang konsisten mendukung keberlangsungan program ini. Sinergi antara KUA Somagede dan LAZ Al Irsyad diharapkan dapat menjadi jalan keberkahan, mewujudkan zakat produktif sebagai amal jariyah, serta membawa maslahat yang berkesinambungan bagi masyarakat luas. (Yand/Nur)
