Sinergi KUA Gumelar dan Takmir Masjid Besar Miftahul Huda: Matangkan Strategi Pengelolaan Zakat Fitrah

Oleh HUMAS
SHARE

Banyumas – Menjelang penghujung Ramadan, KUA Gumelar terus memperkuat koordinasi terkait tata kelola dana umat. Pada hari ini, Penyuluh Agama Islam KUA Gumelar menerima kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dari jajaran Takmir Masjid Besar Miftahul Huda Gumelar. Kamis (05/03)

Pertemuan yang berlangsung hangat di ruang kerja Penyuluh ini fokus membahas optimalisasi pemungutan dan pendistribusian Zakat Fitrah agar tepat sasaran, transparan, dan sesuai syariat.

Poin Penting Diskusi:

  1. Standardisasi Besaran Zakat: Menyamakan persepsi mengenai besaran zakat fitrah tahun ini, baik dalam bentuk beras maupun konversi uang sesuai ketetapan terbaru.
  2. Validasi Data Mustahik: Memastikan data penerima (mustahik) di wilayah lingkungan Masjid Miftahul Huda terverifikasi dengan baik agar tidak terjadi penumpukan distribusi di satu titik.
  3. Edukasi Pembayaran Awal: Mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat lebih awal guna memudahkan panitia (UPZ) dalam proses pengolahan dan penyaluran sebelum Idul Fitri tiba.

"Zakat fitrah bukan sekadar rutinitas tahunan, tapi instrumen penting untuk memastikan tidak ada warga Gumelar yang kekurangan di hari kemenangan. Sinergi antara KUA dan Masjid Besar adalah kunci agar manfaatnya terasa nyata," ujar salah satu Penyuluh Agama KUA Gumelar.

Pihak Takmir Masjid Besar Miftahul Huda menegaskan komitmennya untuk mengelola setiap butir beras dan rupiah yang dititipkan jamaah dengan manajemen yang profesional. Hasil pengumpulan nantinya akan dilaporkan secara berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban publik.

Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan zakat fitrah di wilayah Gumelar tahun ini berjalan lebih tertib, lancar, dan mampu memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.