HUT RI #81

Simulasi OBA Siapkan Diri Jelang Kompetisi Tingkat Provinsi Jawa Tengah

Oleh MIN1 Banyumas
SHARE

Banyumas — Dua murid MIN 1 Banyumas mengikuti kegiatan simulasi Olimpiade Bahasa Arab (OBA) tingkat Provinsi Jawa Tengah sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi yang akan dilaksanakan pada Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan simulasi berlangsung di Laboratorium Komputer MIN 1 Banyumas. Kamis (27/08)

Kedua peserta yang mewakili MIN 1 Banyumas tersebut adalah Ariqa Rania Dafitanizza dan Afra Ufaira Absana Umar. Keduanya mengikuti simulasi dengan serius sebagai bentuk persiapan teknis maupun mental sebelum menghadapi perlombaan tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Simulasi dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas komputer di laboratorium madrasah. Para peserta berlatih mengikuti mekanisme pelaksanaan lomba secara daring, mulai dari memahami tata cara pengerjaan, mengoperasikan perangkat, hingga mengatur waktu selama mengerjakan soal.

Kegiatan simulasi menjadi tahapan penting bagi peserta untuk memastikan kesiapan sebelum kompetisi sesungguhnya. Selain mengukur kemampuan akademik, simulasi juga membantu peserta mengenali teknis pelaksanaan lomba sehingga diharapkan tidak mengalami kendala saat perlombaan berlangsung.

Kepala MIN 1 Banyumas, H. Mahruri, S.H.I., M.Pd.I., menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada kedua peserta yang telah mempersiapkan diri untuk mengikuti OBA tingkat Provinsi Jawa Tengah. “Kami memberikan dukungan penuh kepada Rania dan Afra yang akan mewakili MIN 1 Banyumas dalam OBA tingkat Provinsi Jawa Tengah. Simulasi ini sangat penting untuk memastikan kesiapan mereka, baik dari sisi penguasaan materi maupun kesiapan teknis. Kami berharap keduanya dapat mengikuti lomba dengan percaya diri dan memberikan hasil yang terbaik,” ujar H. Mahruri.

Menurutnya, keikutsertaan dalam kompetisi tingkat provinsi merupakan pengalaman berharga bagi murid. Tidak hanya berorientasi pada hasil, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk mengembangkan kemampuan, keberanian, kedisiplinan, dan pengalaman berkompetisi. “Apapun hasilnya nanti, pengalaman mengikuti kompetisi tingkat provinsi merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Semoga anak-anak dapat menikmati prosesnya, berusaha maksimal, dan membawa nama baik madrasah,” tambahnya.

Pembimbing OBA MIN 1 Banyumas, Abdillah Faruq, menjelaskan bahwa simulasi dilakukan untuk memantapkan kesiapan peserta sebelum menghadapi perlombaan yang akan berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026. “Simulasi ini kami lakukan untuk memastikan Rania dan Afra benar-benar siap menghadapi lomba besok. Kami mengecek kesiapan perangkat, memahami alur pelaksanaan, sekaligus melatih mereka agar terbiasa mengerjakan soal dengan sistem yang akan digunakan dalam kompetisi,” jelas Abdillah Faruq.

Ia menambahkan bahwa persiapan peserta tidak hanya dilakukan melalui latihan soal, tetapi juga dengan memberikan penguatan mental agar peserta mampu mengendalikan rasa gugup ketika mengikuti kompetisi. “Kami berharap setelah simulasi ini anak-anak semakin percaya diri. Mereka sudah berlatih dan mempersiapkan diri, sehingga besok tinggal fokus, membaca soal dengan teliti, mengatur waktu, dan mengeluarkan kemampuan terbaik,” ungkapnya.

Salah satu peserta, Afra Ufaira Absana Umar, mengaku senang dapat memperoleh kesempatan mengikuti OBA tingkat Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, simulasi yang dilaksanakan di laboratorium komputer membantu dirinya memahami suasana dan teknis perlombaan. “Saya senang bisa mengikuti simulasi hari ini. Dengan simulasi, saya jadi lebih tahu bagaimana cara mengerjakan lombanya dan menggunakan komputer saat perlombaan. Awalnya sedikit tegang, tetapi setelah mencoba saya menjadi lebih percaya diri,” tutur Afra.

 

Afra juga mengungkapkan kesiapannya untuk mengikuti lomba pada Jumat mendatang. “Untuk lomba besok saya akan berusaha tenang, membaca soal dengan teliti, mengatur waktu, dan mengerjakan semampu saya. Saya juga mohon doa dari guru, orang tua, dan teman-teman agar bisa mengikuti lomba dengan lancar,” ujarnya.

Sementara itu, Ariqa Rania Dafitanniza juga mengikuti simulasi dengan penuh kesungguhan. Kehadiran kedua peserta dalam kegiatan tersebut menunjukkan keseriusan MIN 1 Banyumas dalam mempersiapkan murid untuk mengikuti kompetisi akademik di tingkat yang lebih tinggi.

Simulasi OBA tingkat Provinsi Jawa Tengah menjadi tahap akhir persiapan sebelum kedua murid MIN 1 Banyumas mengikuti kompetisi pada Jumat, 28 Agustus 2026. Dengan persiapan yang telah dilakukan, Rania dan Afra diharapkan mampu tampil optimal dan percaya diri.

Dukungan dari kepala madrasah, pembimbing, guru, serta keluarga menjadi bagian penting dalam memberikan motivasi kepada peserta. Lebih dari sekadar mengejar prestasi, keikutsertaan dalam OBA tingkat provinsi menjadi kesempatan bagi murid untuk mendapatkan pengalaman berharga, mengembangkan kemampuan Bahasa Arab, serta belajar menghadapi kompetisi secara sportif.

Keluarga besar MIN 1 Banyumas pun memberikan doa dan dukungan bagi Rania dan Afra yang akan berjuang membawa nama madrasah dalam Olimpiade Bahasa Arab tingkat Provinsi Jawa Tengah. Selamat berjuang Rania dan Afra. Tampil percaya diri, berikan kemampuan terbaik, dan raih prestasi untuk MIN 1 Banyumas!