HUT RI #81

Rutinitas Shalat Hajat Malam Jumat Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Quran Al-Azhary Ajibarang Berdasarkan Ijazah KH Yusuf Azhary Al Hafidz

Oleh HUMAS
SHARE

 

Ajibarang — Dalam upaya mengiringi setiap langkah ikhtiar lahiriah dengan kekuatan spiritual, Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur'an Al-Azhary Ajibarang secara istiqamah terus melaksanakan amalan Shalat Hajat khusus pada setiap malam Jumat. Kegiatan ibadah yang dilaksanakan secara berjemaah ini mengambil waktu tepat setelah menunaikan shalat sunnah ba'diyah Isya, dan telah berjalan dengan konsisten selama kurang lebih satu tahun lebih. Rabu (09/09)

Amalan penuh keberkahan ini bersumber langsung dari ijazah KH Yusuf Azhary Al Hafidz yang kemudian disampaikan kepada Bu Ani pada tahun ajaran lalu. Sejak saat itu, tradisi rohani ini menjadi salah satu pilar penting dalam membangun kebersamaan, ketenangan jiwa, serta kedekatan spiritual bagi seluruh warga pondok. Tujuan utama dari pelaksanaan amalan ini adalah sebagai bentuk ikhtiar batin untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan kelimpahan jemaah serta penambahan jumlah santri dari tahun ke tahun. Selain itu, doa dan ikhtiar tersebut juga difokuskan untuk memperlancar segala hajat anak-anak dalam belajar, menghafal Al-Qur'an, serta menuntut ilmu di madrasah.

Seluruh rangkaian kegiatan ini diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh santri, yang mana mereka sekaligus tercatat sebagai murid di MTs Modern Al Azhary Ajibarang. Adapun tata cara pelaksanaannya dirancang secara terstruktur, di mana shalat hajat dikerjakan sebanyak 3 kali salam dengan ketentuan bacaan yang khusus. Pada rakaat pertama, para santri membaca Surah Al-Insyiroh sebanyak 15 kali, sedangkan pada rakaat kedua membaca Surah Al-Ikhlas 1 kali atau surat pendek lainnya secara bebas.

Usai menyelesaikan shalat hajat tersebut, rangkaian amalan dilanjutkan secara bersama-sama dengan membaca wirid kalimat *Bismillah* sebanyak 786 kali dengan penuh kekhusyukan. Dalam praktiknya, kegiatan ini juga memerhatikan kondisi para santri; seluruh santri yang berada dalam keadaan suci mengikuti rangkaian shalat hajat secara penuh dari awal hingga akhir, sementara santriwati yang sedang berhalangan (haid) tetap diikutsertakan dan bergabung saat sesi wirid basmalah dimulai. Melalui keistiqamahan dan kebersamaan dalam amalan ini, keluarga besar Pondok Pesantren Modern Tahfidzul Qur'an Al-Azhary Ajibarang berharap senantiasa mendapatkan ridha, kemudahan, serta keberkahan dalam mencetak generasi Islam yang unggul, cerdas, dan berakhlakul karimah.