Ringankan Beban Pelajar Penderita Jantung Bocor, Penyuluh Agama Fasilitasi Ambulans Gratis ke RS Sardjito Jogja
Oleh KUA Sokaraja
SOKARAJA, 28 September 2026 — Wujud kepedulian sosial ditunjukkan oleh Penyuluh Agama Kecamatan Sokaraja, Suroso, dengan memberikan bantuan pendampingan bagi keluarga Margono dan Tri Utami di kediamannya di Desa Lemberang pada Senin (28/9/2026). Pendampingan ini dilakukan guna memfasilitasi penyediaan layanan ambulans gratis serta membantu penggalangan dana operasional rujukan medis ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito, Yogyakarta.
Rujukan medis tersebut harus ditempuh demi pengobatan putri mereka, Anisa Nur Salsabila, yang didiagnosis menderita penyakit jantung bocor sejak dua bulan lalu. Kondisi kesehatan siswi kelas 9 SMPN 2 Kembarang ini sempat menurun dengan gejala sering pingsan setidaknya satu minggu sekali.
Sebelumnya, Anisa sempat menimba ilmu dengan menempuh pendidikan di salah satu pondok pesantren di Banjarnegara. Namun, karena kondisi kesehatannya yang membutuhkan perawatan intensif, pihak keluarga memutuskan untuk memindahkannya ke sekolah yang lebih dekat dari rumah agar pemantauan kesehatan dapat dilakukan secara optimal.
Melihat kondisi memprihatinkan tersebut, Suroso hadir langsung ke rumah Margono untuk membantu penyiapan armada ambulans gratis guna mengantar Anisa berobat ke Yogyakarta tanpa membebani biaya transportasi keluarga. Selain armada gratis, Suroso juga berupaya menggalang dan mencarikan dana bantuan operasional untuk meringankan kebutuhan keluarga selama proses pengobatan di RS Sardjito.
"Tugas penyuluhan agama tidak hanya terbatas pada bimbingan keagamaan di mimbar, tetapi juga aksi nyata aksi kemanusiaan di tengah masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan penanganan medis mendesak seperti dek Anisa, kita harus hadir membantu mempermudah jalannya, baik armada ambulans maupun kebutuhan operasionalnya," ungkap Suroso di lokasi.
Orang tua Anisa, Margono dan Tri Utami, menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Penyuluh Agama Sokaraja. Berkat sinergi dan kepedulian ini, penanganan medis bagi Anisa dapat segera direalisasikan. Doa dan harapan mengalir agar seluruh proses tindakan medis di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta berjalan lancar, sehingga Anisa Nur Salsabila diberikan kesembuhan dan dapat kembali beraktivitas serta menuntut ilmu seperti sedalam kala.
