Penyuluh Kupas Tuntas 4 Golongan Istimewa di MT Khoirunnisa
Oleh HUMAS
Purwokerto – Suasana khusyuk menyelimuti Mushola Majelis Taklim (MT) Khoirunnisa, Kedungwuluh, pada pertemuan rutin pekan ini. Puluhan jamaah tampak antusias menyimak siraman rohani yang disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Purwokerto Barat, Atik Rokhmaniyati. Kali ini, tema yang diangkat cukup menyentuh hati, yakni "Golongan Orang-orang yang Dirindukan Surga." Kamis (26/02)
Dalam tausiyahnya, Penyuluh Agama menekankan bahwa surga bukan sekadar tempat kembali, melainkan sebuah "kerinduan" bagi mereka yang mampu menjaga hubungan baik dengan Allah SWT dan sesama manusia.
4 Golongan yang Dirindukan Surga
Mengutip hadits riwayat Ibnu Abbas RA, narasumber menjelaskan empat kriteria utama yang membuat pintu surga terbuka lebar:
- Taalil Quran (Pembaca Al-Quran): Mereka yang tidak hanya membaca, tetapi juga berusaha memahami dan mengamalkan isi kandungan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
- Wa Haafidzhin Lisan (Orang yang Menjaga Lisan): Di era digital ini, menjaga lisan juga berarti menjaga jari-jemari dari menyebarkan berita bohong (hoaks) atau ujaran kebencian.
- Wa Muth’imin Jii’aan (Orang yang Memberi Makan Orang Lapar): Kepedulian sosial menjadi kunci. Membantu tetangga atau saudara yang kekurangan adalah bukti nyata keimanan.
- Wa Shooimiin fii Syahri Ramadhan (Orang yang Berpuasa di Bulan Ramadhan): Menjaga kualitas ibadah wajib sebagai sarana pembersihan diri.
Ketua MT Khoirunnisa menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman keagamaan ibu-ibu di lingkungan Kedungwuluh.
"Kami berharap melalui kajian ini, ibu-ibu tidak hanya mendapatkan ilmu, tetapi juga ketenangan batin agar bisa membimbing keluarga menjadi keluarga yang sakinah," ujarnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan sesi tanya jawab yang interaktif. Kehadiran Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat diharapkan dapat terus menjadi jembatan informasi dan edukasi keagamaan yang moderat dan menyejukkan.
