HUT RI #81

Penyuluh KUA Purwokerto Barat Sampaikan Kajian Surat Al-Kahfi Ayat 109

Oleh KUA Purwokerto Barat
SHARE

Purwokerto Barat — Penyuluh Agama Islam KUA Purwokerto Barat, Iswanto, menyampaikan kajian Tadabbur Qur’an Surat Al-Kahfi ayat 109 dalam kegiatan Simakan Qur’an Rutin Ahad Pagi yang diselenggarakan MSQ Al Husaini di Masjid Baitul Muttaqin, Rejasari, pada Ahad pagi (23/08).

Kegiatan simakan Qur’an kali ini telah memasuki Juz 16 dan diikuti oleh jamaah Masjid Baitul Muttaqin bersama warga sekitar. Suasana kegiatan berlangsung khidmat dan penuh antusias, sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an serta memahami pesan-pesan yang terkandung di dalamnya.

Dalam kajiannya, Iswanto mengajak jamaah untuk mentadabburi kandungan QS Al-Kahfi ayat 109 yang menggambarkan luasnya ilmu dan kalimat-kalimat Allah. Ayat tersebut memberikan gambaran bahwa seandainya lautan dijadikan tinta untuk menuliskan kalimat-kalimat Allah, niscaya lautan akan habis sebelum kalimat-kalimat Allah selesai dituliskan, meskipun didatangkan tambahan lautan sebanyak itu pula.

Iswanto menekankan bahwa ayat tersebut mengajarkan manusia untuk menyadari keterbatasan ilmu dan kemampuan yang dimiliki. Sebaliknya, ilmu Allah SWT tidak terbatas. Kesadaran tersebut hendaknya melahirkan sikap rendah hati, tidak mudah merasa paling tahu, serta terus mendorong umat Islam untuk belajar dan mendalami Al-Qur’an.

“Semakin kita berinteraksi dengan Al-Qur’an, semestinya semakin tumbuh kesadaran bahwa ilmu Allah sangat luas, sementara pengetahuan kita sebagai manusia sangat terbatas,” ujarnya.

Kegiatan Simakan Qur’an Rutin Ahad Pagi MSQ Al Husaini diharapkan tidak hanya menjadi sarana membaca dan menyimak Al-Qur’an secara bersama-sama, tetapi juga menjadi ruang untuk memahami, merenungkan, dan mengamalkan pesan-pesan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memasuki Juz 16, kegiatan rutin ini menjadi salah satu bentuk semangat jamaah dan warga sekitar dalam menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Kebersamaan dalam membaca, menyimak, dan mentadabburi ayat-ayat-Nya diharapkan dapat semakin memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membangun kehidupan masyarakat yang religius dan berakhlak. (is)